Jejaka Emas
(pokok’e mantap, ciing.
“Apa mereka para dewi-dewi dari khayangan ? Ahh, dimana aku sebenarnya?” Batin Jejaka. Jejaka lumayan sulit membedakan antara yang satu dengan yang lain, karena semua cantik-cantik dan montok-montok. Hanya warna gaun tembus pandang, penutup dada dan cawat mungil saja bisa membedakan mereka. Tanpa sadar, Jejaka berjalan mendekat sambil menikmati ’pemandangan indah’ yang jarang-jarang ia jumpai .
Tiba-tiba salah seorang gadis yang bergaun putih tipis itu tersadar lalu terdiam sambil memandangi si pemuda. Seketika, Jejaka berhenti berjalan dan balas memandang.
Hot Chapters