Luka Yang Menembus Langit
Di balik pintu itu, sebuah tangga spiral menuju jauh ke bawah tanah, membawa Liang Xiao ke sebuah aula luas yang kemewahannya sangat kontras dengan pemandangan gudang di atasnya.
Inilah Paviliun Seribu Rahasia, sebuah suaka bagi barang-barang curian, artefak kuno yang terlarang, hingga informasi rahasia yang mampu meruntuhkan sebuah sekte kecil dalam semalam.
Suasana di dalam aula pelelangan sangat sunyi, namun dipenuhi oleh tekanan spiritual yang saling bergeser. Ratusan peserta duduk dalam barisan kursi beludru, semuanya mengenakan topeng porselen putih yang seragam untuk menjaga anonimitas mutlak. Liang Xiao memilih tempat duduk di sudut ruangan yang paling remang-remang, matanya yang kin
인기 회차