Merajut Asa
tanya Thomas.
Jovita menggeleng.
"Rasa bersalah muncul disebabkan kita telah melanggar aturan moral, melakukan hal yang bertentangan dengan nilai, atau menyebabkan kerugian kepada orang lain. Misal, kamu merasa bersalah pergi liburan karena seharusnya kamu menemui salah seorang temanmu dari Indonesia yang menyempatkan diri datang ke sini. Apabila itu tidak terjadi, maka sebenarnya yang kamu rasakan bukanlah rasa bersalah," jelas Thomas.