Rahasia Ibu Mertuaku
Sembari menunduk, ia membisikkan untaian doa dengan isak tangis yang terdengar pelan.
"Dengarkan untaian doa ini Na! Aku harap kamu, Ahmad dan Harto kembali pulang! Jangan membuatku merasa tidak berguna seperti ini!" bisik Agung.
Seakan merespon kata-kata yang kakaknya bisikkan. Kedua mata Nana kembali terpejam, tubuhnya terangkat pelan seperti hendak bangun, lalu memuntahkan seteguk darah hitam. Agung dengan sigap membersihkan darah itu. Air matanya mengalir, ini kali ketiga ia menangis setelah sebelumnya ia menangisi kepergian kedua orang tuanya.