MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU
panggil Arga lirih, akan tetapi telinga Angel sangat sensitif, ia langsung saja menoleh dengan cepat bangkit menghambur pada Arga dengan isakan, ia membenamkan wajahnya pada dada bidang Arga, tubuh berguncang karena tergugu.
“Hey, baby, ada apa? Kemana semua orang, terus kenapa kamu ada disini? Mami, Elkan dan Cello kemana, apa yang terjadi?” Arga memberondong Angel dengan pertanyaan, ia membingkai wajah tirus Angel yang semakin hari semakin kurus karena kehilangan selera makan semenjak kepergian Rose. Tangan besar Arga menyeka air yang mengalir di pipi mulus Angel yang terlihat kusam dan mengerikan, karena sekeliling matanya menghitam seperti panda.
Hot Chapters