Pewaris Yang Teraniaya
Tirai-tirai tebal dibiarkan tertutup, menghalangi cahaya matahari pagi masuk ke dalam ruangan.
Angelina Widodo duduk di sofa ruang tengah. Penampilannya kacau. Rambutnya yang biasanya ditata sempurna kini acak-acakan. Matanya merah dan membengkak karena terus menangis selama tujuh hari penuh. Kelopak matanya menghitam, wajahnya sepucat mayat.
"Dewa... anakku... kamu ada di mana, Nak?" Suaranya parau, nyaris berupa bisikan. Air matanya sudah kering, namun rintihan penderitaannya terus menggema.
인기 회차