Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
A Walk To A Married Life

A Walk To A Married Life

Parang may nagising na kung ano sa pagkatao ko dahil sa pagdampi ng labi namin ngayon. Gusto ko nang ilayo ang labi ko ngunit hindi ko magawa. Ngunit ang inaasahan kong mabilisang halik ay parang nagpasyang mag over time! Isa, dalawa, tatlo, apat na segundo na ang lumipas at nakadikit parin ang mga labi namin. Para akong naging estatwa! Sht this can't be happening!!!
9.82.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
Last Twelve Days

Last Twelve Days

They are a heartthrobs. Sighing, I continued walking inside with the girls. We get our food first before we headed to our usual table where the boys are already waiting. But someone caught my sight which makes me stop. Why is she with them? I heard their laughter as we neared the table. Pero hindi na nakatuon sa dinadaan ko ang mga mata ko. My eyes only focused on him. He's laughing making him more handsome. But I wish I'm the one who makes him laugh. I wish I could also make him laugh. Looking at him, he looks so happy as he stared at her. Cindy. He stared at her like she was his world. Like she's the only girl he could see. And that makes my heart ache, emotionally. It pains me knowing tha
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
Dark White

Dark White

Dark White Chapter 09 Suara hujan deras mengguyur di luar sana. Sementara dalam sebuah ruangan berukuaran 7×8 meter, seorang pria masih sibuk mengganti kain kompres. Masih tergambar dengan jelas bagaimana Bella bercerita sambil menangis tadi. Gadis itu sedang terluka, bukan fisiknya tapi batin dan mentalnya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
The Dark Life

The Dark Life

Senyum hambar yang ia suguhkan dan tangannya menepuk pipi pria yang ia siksa sejak tadi, lelaki berjiwa kemayu itu melenggang meninggalkan dua mayat di dua sudut gedung dan satu orang yang sekarat, sebagian orang saling membantu untuk mengubur jasad temannya dan yang lain mengobati luka Mamad, pemuda yang menerima siksaan Kiki. “Maafkan kita yang tidak bisa membantu kalian! kenapa juga kalian melawan dia?” Seru salah satu orang yang menutup lubang kuburan. “Jangan banyak bicara! nanti dia orang dengar bisa mati juga Kita he,” suara dari sisih pilar bangunan.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
Deadly Ash

Deadly Ash

"Diam di sini, dan jangan bergerak." Getaran tanah yang disebabkan oleh pertarungan manusia berkekuatan abu kematian membuat para manusia biasa berguncang hingga terjatuh. Para warga mulai berdatangan, begitu juga reporter yang berada di jalan, serta di udara. ***
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
DEADLY SIN: Playing Pleasure with my Best Friends

DEADLY SIN: Playing Pleasure with my Best Friends

********************************** DEADLY SIN ************************************ (Dric's POV) Kanina di ko inasahang malaman ni Caleb kung saan ang bahay na kinalakihan ko. Tss mayaman nga pala siya, pera nga naman. Hayst bwesit talaga ang gago. May payakap yakap pang nalalaman! Ngayon ko lang napansin pagpalasing pala si Caleb ngmumukha siyang adik! Tang*na adik talaga eh.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
The Other Man

The Other Man

Gagawin niya talaga ang gusto niya at walang makakapigil sa kaniya. "Who told you that I will scare you?" He smirks and pushed his manhood inside me, I groan and hugged him tightly. "I'm not a ghost nor a killer who wanted to scare someone. But you, my love... I'll let you feel heaven in the middle of hell, and the last thing you'll remember was me-- the devil in disguise who pleasured your body for free!"
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai dead man walking
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status