Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukan Pilihannya

Aku Bukan Pilihannya

Tubuhku basah kuyup dan terjatuh terduduk di lantai. Tatapan mereka padaku seperti sedang memandang seekor anjing yang menyedihkan. Selly melirikku dengan sikap menantang, lalu dengan manja meminta Nathan menemaninya berbelanja. Sebelum pergi, Nathan tak lupa melemparkan satu kalimat, “Ibuku akan datang hari ini, rapikan dirimu.” Tubuhku menggigil kedinginan sampai mati rasa, tapi tetap membelanya di depan ibunya.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Istri Galak Pak Dosen

Istri Galak Pak Dosen

“Tempatnya nggak jelek, tapi buku di sini nggak lengkap, makannya aku kasih bintang satu buat tempat ini!” Nathan tersenyum kecil setelah mendengar kritik pedas Nadira, lalu dengan tulus berkata, “Buku apa yang kamu cari?” “Banyak. Jurusan aku sama Dila beda, jadi aku harus banyak belajar!” “Izinkan aku membantu.” Wajah teduh Nathan sangat bersahabat dan sangat hangat, tetapi ekspresi itu aneh di mata Nadira hingga dia tidak ingin protes untuk mempersingkat pertemuannya dengan Nathan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

“Nanti kalau aku ke Bandung, aku boleh nginep?” Anita tersenyum hangat. “Boleh. Tapi siap-siap berisik sama Nathan setiap pagi yang susah bangun dan malas mandi.” Nathan yang mendengar namanya langsung menoleh. “Tante Gladys nanti datang bawa apa?” Gladys berpikir keras. “Buku.” Nathan mengerutkan hidung. “Nathan lebih suka Dino.” “Baik,” Gladys tertawa. “Buku Dino.”
1040.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Identitas yang Tersembunyi

Identitas yang Tersembunyi

"Oh, iya! Aku bersahabat dengannya. Mungkin kau mau mendengar kisah persahabatan kami juga?" "Tidak, terima kasih. Kau tidak perlu menceritakan tentang Diana di hadapanku, ataupun menceritakan tentangku di hadapan Diana," ucap Nathan dengan penuh penekanan. Kemudian dia berdiri, sembari merogoh buku cek dan bolpoin hitam dari saku jasnya. "Jangan berhenti mendapatkan informasi."
45.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Pernikahan tidak selalu indah

Pernikahan tidak selalu indah

di pikirannya sekarang hanya ingin mengambil gaunnya di dalam kamar mertuanya, Diana melanjutkan berjalan menuju tujuannya. Nathan yang tidak tau kapan berbalik, menatap bahu Diana dalam-dalam, seperti banyak pikiran di dalam dirinya tentang Diana, tetapi dia tidak terlalu mau peduli lagi dengannya, berbalik lagi melanjutkan berjalan. Nathan berjalan ke sebuah kamar di ujung lorong rumahnya, dia berjalan ke depan pintu membukanya, teryata ruangan yang dia buka adalah Gudang, walapun terkadang orang berpikir gudang adalah tempat yang banyak debu dan sarang laba-laba, teryata dia melirik ke sebuah buku tebal di dalam rak, dia mendekti buku itu, mengambil dan membukanya dengan lembut. Teryata i
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah dengan Pria yang Kubenci

Terpaksa Menikah dengan Pria yang Kubenci

Apalagi, ketika Abdul—si pemegang bukuku itu menyebut nama Nathan dengan keras, lalu membaca narasinya. “Nathan .... Bagiku, kau seperti malaikat. Senyumanmu bak rembulan menyinar di malam hari. Sapaanmu laksana oase di atas gurun pasir. Saat tak satu pun ada yang memandangku, hanya kau seorang yang peduli padaku. Dan akhirnya, kumenyadari akan perasaan yang tak bisa terbendung lagi. Aku jatuh hati padamu, hanya padamu seorang, Nathan ....”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Mainan Malam Sang Miliarder

Mainan Malam Sang Miliarder

Di balik jendela tinggi, matahari mulai turun, melukis langit London dengan semburat jingga. Nathan duduk di balik meja besar dari kayu mahoni, kedua sikunya bersandar dan jemarinya memijat pelipisnya pelan. Ia terlihat letih, tapi bukan hanya karena presentasi dan jadwal padat hari ini. Ponselnya—yang kini tergeletak di meja—telah menyala dan mati beberapa kali karena pesan dari Yara. ["Remote AC di mana?"]
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Kama Sutra

Kama Sutra

kemudian Sutra meraih buku gambar milik sang putra, melihat sebuah gambar yang dilukis olehnya dengan beberapa pensil warna. “Itu gambal kelualga kita, Momm. Ini Dady, ini Mommy dan yang ini aku dan Nala.” Nathan menunjuk satu satu gambar yang berada di dalam buku tersebut dengan begitu antusias serta kedua bola mata berkerling bahagia.
10113.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai dear nathan buku
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Marita
Ini cerita bagus banget sih menurutku. Apalagi pas tahu klo hans ternyata juga memiliki rasa sama si sutra. Sebetulnya aku berharap sutra bakal jadi ama hans timbang si kama. Kama terlalu gimana soalnya. Mengedepankan egonya. Aku suka sama karakter hans
Jw Hasya
Halo pembaca setia KamaSutra. Terima kasih sebelumnya untuk kalian yang udah baca karya thor sejauh ini. Thor sangat senang karena ternyata banyak pembaca karya ini meskipun kebanyakan silent riders. Tapi untuk meningkatkan performa novel, thor bisa minta tolong kasih ulasannya di karya ini? Makasih
Baca Semua Ulasan
PARAMOUR

PARAMOUR

"Pasien kecelakaan pagi ini dan butuh waktu sedikit lebih lama untuk menyelesaikannya. Menggambar siapa lagi?” Pertanyaan tiba-tiba Adam saat melihat buku catatannya cukup membuat seorang Nathan kebingungan. “Nothing.” Tanpa tergesa ia menutup bukunya dan menyingkirkannya jauh dari penglihatan Adam meskipun ia tahu Adam bukan tipe orang yang penasaran akan banyak hal, sehingga ia tak perlu memikirkan banyak alasan untuk memuaskan rasa ingin tahu Adam.
538 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai dear nathan buku
Baca
+Pustaka
Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Tolong Perlahan, Dokter Nate!

tanya Ariel lesu. Pintu yang Tak Terjangkau Matthew Nathan berdiri, berjalan menuju rak bukunya yang menjulang tinggi hingga ke langit-langit. Ia mengambil sebuah buku tebal berbahasa Inggris dengan sampul minimalis yang elegan. "Matthew mungkin raja di sini, di pasar domestik. Tapi kekuasaannya punya batas geografis. Dia tidak punya tangan yang cukup panjang untuk mencapai London, New York, atau Berlin."
9.3193.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai dear nathan buku
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Laracroft
Baru selesai baca marathon 2 hari.. dari cewenya bloon ampe jadi pinter, cuman jujur karakter Ariel beneran complex, byk pemikiran2 sendiri, ini salah itu salah, ending super ga greget. Kayak dibawa ngebut, coba author tambahin byk bab lagi. So far novel 21+ dewasa paling bagus detail adegan dewasa.
Jung Hwa98
ini sih xsex education, penting bgt buat kita mempelajari nya sebelum masuk ke praktek nya, yang pasti harus dengan pasangan sendiri jgn sama pasangan tetangga ya ... sangat menarik, karena disambi kita membaca novel tapi sekaligus kita mendapatkan ilmu tambahan yg cukup berharga dikemas rapih detail
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status