DEAR RANIA
Dan pada laci teratas, Rania hanya menemukan sebuah buku berwarna kuning dengan sebuah tulisan besar di depan buku itu yang bertuliskan sesuatu dengan huruf kapital.
DEAR RANIA...
Rania terdiam sejenak menatap buku di dalam laci itu.
Dia menggeleng pelan lalu menutup kembali lacinya.
Rania berbalik hendak mencari Mbok Tuti untuk menanyakan kunci lemari.
Tapi belum sempat dia melangkah, tiba-tiba sesuatu terlintas dalam benaknya.
*
"Rakha, sini dong, lama banget sih ngetiknya? Dingin tau..." dari arah tempat tidur Rania merengek seperti anak kecil karena cuma ingin minta dipeluk suaminya.