RETAK
Tenggorokan mendadak kering, padahal tadi dia sudah membasahi dengan jus jeruk.
"Saya rekan kerja Vitaloka, Tante." Rajaswala menarik tangan Diana, mencium tangan tersebut dengan takzim. Senyum ramah terbingkai begitu manis di bibir laki-laki itu.
Diana mengulas senyum penuh arti. Tangannya mengusap bahu kekar milik Rajaswala. "Kamu tampan. Vi, sudah saatnya kamu melupakan Sebastian." Diana menatap Vitaloka penuh arti, lalu kembali menatap Rajaswala.
인기 회차