Bukan Menantu Impian
sahut bang Rido pelan.
"Masih ada rumah Mama, kita bisa tinggal di sana," ucap Airin lagi masih dengan suara yang tinggi.
"Tapi, Dek. Mas mau kerja apa di sana..."
"Ya kita mulai lagi usaha kita seperti dulu, di sini juga Mas nggak kerja, setiap hari hanya ke kebun, lihat tuh badan Mas jadi burik semua." kami yang di ruang tamu saling berpandangan, tak habis pikir dengan jalan pikiran dua orang itu. Untung tadi saat mendengar suara teriakan kak Airin, kak Yati langsung insiatif mengajak anak-anak bermain ke halaman rumah
الفصول الرائجة