Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

"Obat dari dokter Swiss itu sampah. Lakukan sesuatu. Apapun yang kamu lakukan ke lehermu itu... lakukan ke saya. Buat rasa sakitnya pindah." Diagnosis medis rakyat jelata langsung keluar di kepala Citra: Masuk Angin Duduk. "Pak," kata Citra tegas, mode Crisis Manager aktif. "Bapak bukan butuh obat tidur Swiss. Bapak itu masuk angin parah. Anginnya kejebak di punggung. Solusinya cuma satu. Dan ini sakit." "Rasa sakit adalah sahabat lama saya," jawab Elang dramatis. "Lakukan."
743 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
YOUTUBER DAN KONTRAKAN BERHANTU

YOUTUBER DAN KONTRAKAN BERHANTU

tanya Doma saat bapak itu menyajikan gelas di meja. "Oh, benar, Nak. Rasanya berat sekali apalagi dibawa sujud. Kepala dan punggung rasanya mau putus," jawab si bapak. "Coba pakai daun kelor tujuh lembar dimakan, tujuh lagi direbus pakai mandi dan tujuh lagi di tumbuk sampai keluar airnya. Lalu semprotkan ke bagian kepala belakang. Punggung dan semua persendian yang sakit. Jangan lupa baca Al-Ikhlas, Al_falaq dan Annas sebelumnya. Semoga bisa membantu, Pak," kata Doma.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Semoga Dia Sebebas Angin

Semoga Dia Sebebas Angin

“Tapi aku sangat takut barusan, jantungku berdebar kencang, bisakah kamu mengusapnya untukku, Tuan Ksatria?” Dion tanpa sadar mengangkat tangannya. Namun tiba-tiba berhenti tepat saat hendak menyentuh dadanya. “Kalau kamu merasa tidak enak badan, aku akan mengantarmu ke dokter.” Arina mengamatinya dengan penuh minat, mengira dia hanya pemalu. Gimanapun, ketika Arina mencari alasan untuk menciumnya, dia memerah seperti udang matang.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Bapak terus melafalkan doa, aku juga terus berdzikir dalam hati, berharap ada pertolongan kembali hadir. Angin berhembus sangat kencang. Saking kencangnya membuat mata yang tak bisa melihat apa apa ini kelilipan. AKu pun kembali berhenti dan melihat ke arah Bapak yang hanya terasa saja napasnya. “Pak?” “Terus berdoa, mungkin ini pertanda kita akan sampai.”
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Jerat Hasrat Ayah Angkat

Jerat Hasrat Ayah Angkat

Ia menahan napas setiap kali seseorang berjalan mendekat, berdoa dalam hati agar tak ada yang menyentuhnya. Ya Tuhan… tolong aku… tolong… Dante… tolong temukan aku… Ia terus mengulang doa itu dalam diam, sementara tubuhnya mulai kram karena terlalu lama tak bergerak. Di luar, suara angin menerpa atap seng tua yang berderak pelan, seperti irama ketegangan yang tak berujung. Tiba-tiba, suara dering ponsel memecah suasana.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

"Maksud kau, kau lihat ... lihat penampakan Fit?" "Iya, Yuk. Tadi sebelum Subuh juga aku lihat ada angin masuk kamar mandi aku lagi nak wudhu. Angin itu kecil, bawa daun satu buah, mutar-mutar di atas bak air, waktu Fita baca Ta'awudz, angin itu pergi lewat jendela, daunnya dibawa. Aneh kan, Yuk?" Aku mengangguk, memberi isyarat agar Rofita diam dengan menempelkan jari telunjuk ke bibir.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Tentu saja mereka yang tidak mempunyai masalah sakit punggung atau masalah fisik yang lain dapat memilih untuk berdoa dalam keadaan berlutut. Di 2 Samuel 7:18 kita membaca bahwa Daud, manusia yang mengejar hati Allah, “duduk di hadapan Tuhan” untuk berbicara kepada-Nya (juga di 1Taw 17:16). Doanya agak panjang, dan inti dari doanya diberikan di ayat 18-29. Bila kita duduk diam-diam dan berdoa kepada Tuhan, kita cenderung berbicara dan berbicara—kecuali Anda orang yang pendiam. Beberapa saat kemudian, kita kehabisan bahan pembicaraan.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

" Aku berdoa dalam hati dengan kesungguhanku. Angin semilir meniup menerobos masuk melalui pintu mobil yang sengaja aku buka. Terasa begitu sejuk ia rasakan. Aku menghirup udara sebanyak-banyaknya. Entah mengapa, saat ini hatiku merasakan sedikit tentram, tak seperti biasanya, sedih, resah, galau dan sakit hati. Tak terasa kantuk menyerangnya, angin sepoi-sepoi membelai wajahku dan seolah menyenandungkan lagu nina bobo, agar aku segera terlelap.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Lalu, Otoy menutup matanya sembari membaca doa-doa dalam hatinya. Seketika, suasana menjadi hening. Angin tiba-tiba bertiup sangat kencang sampai-sampai, Maya dan yang lainnya harus memegang sesuatu yang berat agar tidak terbawa oleh angina yang sangat kencang itu.
1010.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Daun-daunnya berputar liar tanpa arah angin yang jelas. Udara dipenuhi suara tebasan tak kasat mata. Srrt… srrtt… srrrtt… Seperti ribuan bilah tipis yang tidak pernah berhenti bergerak. “Hutan Angin Terkutuk…” gumamnya. Ia melangkah masuk. DUUK!
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status