Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FOTO SUAMI DAN KEPONAKANKU

FOTO SUAMI DAN KEPONAKANKU

Lalu dimana aku sekarang? Angin berhembus semakin kuat, tubuhku seolah ikut terbang terbawa angin. Aku semakin limbung, dengan segala kesadaran aku merapalkan doa-doa keselamatan dan ayat kursi. Tak lupa berdoa pada Allah untuk keselamatanku.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Angin bagaikan badai yang berputar menyebar, membuyarkan serbuk biru, menerbangkan tiap butiran serbuk hingga menempel pada daun-daun pohon sekeliling mereka. Sementara itu, Karto Dupak sendiri tanpa sadar tubuhnya ikut berputar bagaikan terbawa angin putaran itu. Semakin cepat putaran Suling Naga Krishna, semakin cepat pula tubuh Karto Dupak berputar, ia berusaha menghentikannya, tapi sulit sekali mengendalikan gelombang putaran yang terasa amat kuat itu.
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 988 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Penjara Cinta Tuan Billionare

Penjara Cinta Tuan Billionare

Di rumah sewaan Dominique. Setelah membersihkan diri entah kenapa buluk kuduk tangannya terus berdiri. Dominique terus merinding. 'Benaran masuk angin sepertinya!' Dominique membuka kotak obat mengambil satu sachet tolak angin cair menuang air hangat ke dalam gelas secukupnya membuka bungkus tolak angin cair tadi. Mengaduk dan meminumnya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Tidak bicara. Dia hanya duduk diam, menatap ke luar jendela dengan mata kosong. Seolah-olah dia sudah tahu apa yang menunggunya di sana. Dimas menekan pedal gas lebih dalam. "Kita hampir sampai." Ustadz Harman terus membaca doa dengan suara rendah. Angin di luar semakin kencang. Langit tidak lagi berwarna hitam biasa—tetapi merah gelap, seperti api yang terpendam di balik awan tebal.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Menemui wanita itu yang turun dari mobil sembari memaki-maki seorang lelaki yang tengah duduk di atas motor. "Sialan ya kamu Aldo! Ngomongnya lagi nganter Mama tapi nyatanya kamu lagi bawa lonte?! Kamu selingkuh, Do? Bangsat!"
690 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

ucap Ziva lembut. Reza menatapnya sebentar, lalu menjawab pelan, “Makanya jangan duduk jauh-jauh tadi.” Angin laut makin kencang, membawa udara lembap dan dingin yang menusuk kulit. Ziva merapatkan lengannya, berusaha menahan rasa dingin yang tiba-tiba menusuk tulang. Dari samping, Reza memperhatikan—diam, tapi matanya menangkap gerakan kecil itu.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

, dengan qi yang cukup kuat. Pos Angin pertama, 200 meter. Penjaga: seorang lelaki bertudung putih, mata tertutup kain hitam, membawa seruling angin, suara lembut: “Siapa namamu, dan seberapa besar ia bergetar?”
805 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Maaf Pak, Saya Hanya Pembantu Biasa.

Maaf Pak, Saya Hanya Pembantu Biasa.

Napasnya masih belum benar-benar normal dan batuknya sesekali datang, tetapi setidaknya ia sudah bisa menikmati udara sore tanpa harus terus berbaring di tempat tidur. Di samping kursinya terdapat segelas teh hangat yang baru saja dibuatkan Bu Rani. Perempuan paruh baya itu bahkan sempat berpesan agar ia tidak terlalu lama duduk di luar karena angin sore sering membuat dadanya kembali sesak. Pak Warman hanya mengangguk sambil tersenyum. Sejujurnya, ia bosan terus berada di dalam rumah. Duduk di teras seperti ini membuat hatinya sedikit lebih tenang.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
PERSUGIHAN

PERSUGIHAN

Termasuk Tia juga mengeluh sakit kepala dan mual mendadak. “Cuaca hari ini sungguh panas,” ucap Darwin yang membuka jendela dan membiarkan angin sepoi-sepoi masuk ke dalam klub. Membuat kedua wanita itu tidak sakit kepala lagi. Akibat mantra doa yang terus mengalun dalam nada kecil di salah satu sudut ruangan.
9.8322.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai do'a angin duduk
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
ANGELA HIKARU
Hai para hatter... ngak usah lapor2in deh ke editor dan gosip. apa lagi persulit rezeki orang. rezeki sudah di atur tuhan dan usaha dong... jangan sirik dan persulit rezeki orang. karma pasti berlaku 😘😘 sekarang kalian bisa ketawa. tapi bisa sampai kapan...
NanaMia
Kak Angela, aku udah baca hingga bab 97. Jujur deh, pada bab awal aku sakit ati sama Ardi, tapi di bab 96 hingga 97 aku merasa kagum dengan perkembangan watak Ardi. cerita kakak bikin aku merasa roller-coaster gitu. Semangat kak. Tiap hari aku menunggu bab seterusnya😭💪🏻
Baca Semua Ulasan
Matchmaking

Matchmaking

Gadis itu berjalan-jalan ke sudut ruangan kamarnya untuk menaruh tas, sepatu, dan jaket yang seharian ia pakai. "Duduk dulu deh, gue pusing liat lo mondar-mandir mulu." Dona nyengir, ia memutari kasurnya untuk mencolok kabel kipas angin, kemudian menyalakan kipas angin itu hingga level lima. "Kenceng amat Dek, anginnya." Wima langsung memeluk tubuhnya sendiri karena merasa dingin. Pakaiannya bahkan sampai ingin terbang, dan rambutnya sampai mencolok kedua matanya berkali-kali.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status