Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

pinta Harsa. Cuacanya sangat mendukung. Angin membuat hawa-hawa yang sangat sehat itu menjadi diri mengantuk. Akan tetapi, bukannya itu merupakan nikmat yang sangat indah? Bahkan bisa menenggelamkan sesuatu yang melekat pada kepedihan. "Gak mau. Yang butuh yang mendatangi." "Mas lagi nyetir nih, entar meleset gimana? Takut kamu lecet."
103.1K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Tubuhnya bergetar, bukan hanya karena takut, tapi juga karena rasa putus asa yang makin sulit ditahan. Pak Ranu duduk bersila di lantai, menyalakan dupa yang tadi dibawanya. Asap tipis naik perlahan, memenuhi ruang dengan aroma getir yang menusuk hidung. Beberapa tetua lain duduk mengelilinginya, mulut mereka masih berkomat-kamit, melantunkan doa yang terdengar lirih namun tegas.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

gumamnya pelan. Suasana kembali hening, hanya angin malam yang menyapu lembut dedaunan. Kael kemudian mengubah posisi duduknya, menyesuaikan punggung agar lebih tegak dan nyaman. Dia menaruh kedua telapak tangan di lutut, lalu menarik napas panjang lewat hidung, perlahan-lahan mengembuskannya lewat mulut. Setiap hembusan terasa membawa pergi sisa ketegangan yang menempel di otot-ototnya.
1080.5K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Biarkan Angin yang Akan Memaafkanmu

Seketika, ekspresi wajahnya membeku. Ternyata, Tuhan tidak mendengar doanya. Di layar ponsel, tampak Maya tergeletak di tengah genangan darah, dikelilingi oleh sekelompok pria. "Jangan sentuh dia!" Juna berteriak histeris, wajahnya berkerut saking marahnya. Orang di seberang telepon hanya terkekeh mengejek, lalu berdecak heran.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

“Nggak… nggak perlu. Paul saja masih kepanasan. Aku hanya merasa posisi dudukku terlalu tinggi, jadi angin AC membuat kepalaku agak pusing!” Sebenarnya alasan yang dibuat tante ini sangat mudah dicurigai. Udara panas naik ke atas, sedangkan udara dingin turun ke bawah. Saat AC sedang mendinginkan ruangan, udara dingin akan bergerak ke bawah. Karena posisi duduknya lebih tinggi, kepalanya sebenarnya tidak terkena angin AC. Untungnya Tina dan Mona terlalu khawatir sehingga tidak terpikir sampai ke sana!
12.3K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Hingga sampai di sebuah batu berbentuk lempengan yang berukuran sangat besar. "Kita akan duduk di sini!" Lelaki itu langsung duduk di tanah. Dengan posisi kaki bersila. Diikuti oleh Hamaz, Delon dan Raisa. Yang mulai merasa tubuhnya menggigil. "Mas Hamaz, badan aku enggak enak." "Duduklah sedikit maju, Mbak." Hamaz membacakan doa-doa, lalu dia meniup di bagian punggung dan kepala belakang Raisa.
1078.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as do'a angin duduk
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Daun mana yang bisa nolak embusan angin? Ngga ada. Semua cuma nunggu dijatuhin.
1015.0K viewsOngoingAdded to Library 376 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

tanyaku lalu aku duduk kembali. Alex hanya tersenyum, dia lalu duduk disampingku. Semilir angin terasa lembut di kulitku saat Alex menjatuhkan pantatnya di atap gedung panti di mana kami berada. Alex rupanya sudah mahir menggunakan kekuatan elemen anginnya, gerakannya begitu halus hampir seperti bayangan saja. "Sorry Bro, kamu juga gak bilang kalau menunggunya di atap begini, jadi aku sempat menunggu keadaan di panti sepi dulu," jawab Alex.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 478 Times as do'a angin duduk
Show Reviews (42)
Read
+Library
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Read All Reviews
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

“Gimana Pak, bisa enggak? Kalau enggak bisa lebih baik aku langsung pulang aja deh ke indekos, enggak apa-apa. Besok juga kayaknya sembuh.” “Kalau dibiarkan, kaki kamu bisa membengkak dan besok kamu enggak akan bisa jalan. Ya, sudah, kita cari tukang urut dulu kalau begitu.” Saka sudah duduk di bagian depan, dia menggunakan helm cadangan yang selalu menempel di motor Sharena. “Ingat ya, Pak, cari tukang urutnya yang nenek-nenek dan harus pikun. Enggak boleh punya TV dan—“
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as do'a angin duduk
Read
+Library
GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA

GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA

Aku tidak melihat matahari, dia mungkin bersembunyi di balik awan yang membawa berita pada manusia-manusia pendusta. Aku menyalakan lampu kamar agar sedikit tenang. Kami membaca doa ketika melihat angin kencang dan berharap hujan tidak sampai merusak tanaman dan pemukiman. Jantung berdebar cepat, aku khawatir pada Mas Dika. "Kira-kira hujan bakal lama gak ya?" Andin bertanya kemudian melilat bibir. Dia sangat khawatir.
1065.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as do'a angin duduk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status