Dok! Oh Dokter!
Dzakirah Ammarahdi atas ranjang dokter 21 tamatdokter tampandokter ganteng jomblopakaian dokter kecil
Saat dia berhenti, aku gemetar tanpa henti karena reaksi tadi.
Jovan mengulurkan jarinya padaku dengan ekspresi serius.
"Bagian sini nggak normal, aku harus ganti peralatanku."
"Nggak, Dok, aku nggak mau periksa lagi."
Aku memohon sambil menggelengkan kepala.
Jovan menolak permohonanku tanpa ragu-ragu.
"Sudah periksa sampai sini, tidak bisa berhenti lagi."