Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikhianati Suami, Dipinang Kakak Ipar

Dikhianati Suami, Dipinang Kakak Ipar

Namun, kali ini Rey terlihat kesal. "Kamu nggak lihat ini jam berapa?" tanya Rey seraya melihat ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 11 malam. "Ini jam sebelas," jawab Tira dengan polos. "Ya, ini jam sebelas dan apa kamu sadar ini jam apa?"
1050.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang eleven o'clock
Ipakita ang mga Review (20)
Read
+Library
Danira
Rekomen banget buat yang mau baca. Sedikit cacatan, jangan terkecoh sama karakter Alina yang lemah di awal-awal cerita, tapo kesananya strong kok, lihat bab 30 han, Alina mulai berkembang karakternya. Dan yang paling aku suka, si pelakor sama si burung beo si tukang bohong, kena karma
Cleo Voltra
Kak, buat Alina sama Abimana bareng ya pliss. Alina keliatan cocok sama Abimana dibanding Reno ╥﹏╥ Lily juga ngeselin ih, kayaknya anak yang dikandung Lily juga bukan anak Reno. Ayo kak update bab banyak-banyak. Aku penasaran sama kelanjutannya (≧∇≦)
Basahin ang Lahat ng Review
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Untuk membebaskan diri, Eleanora harus merusak jam interiornya sendiri. Pagi berikutnya di Villon diselimuti oleh kabut musim gugur yang tebal, sebuah selubung puitis di atas kediaman. Eleanora terbangun, bukan pada jam enam lewat tiga belas menit yang baru, tetapi pada pukul enam lewat dua puluh lima menit. Ia sengaja membiarkan dirinya terlambat dua belas menit dari waktu 'chaos' yang telah ia tetapkan sebelumnya. Setiap menit yang terlewat adalah penolakan terhadap prediksi.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 134 Beses bilang eleven o'clock
Read
+Library
TimeLess

TimeLess

Robby menekan tambol masuk apartemen, dan melihat Jonatan duduk di sudut dengan segelas wine. "Hentikan kebiasaan minummu saat stres Jo." Ucap Robby yang jengkel melihat sikap kekanak-kanakan Jonatan. Jonatan tidak menggubris Robby sama sekali, dan masih memandang ke arah langit yang semakin gelap. Bintang-bintang bertaburan dan suasana begitu hening. Terang saja, waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 dini hari. Robby mengambil wine di tangan Jonatan dan menguruhnya istirahat.
9.95.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 99 Beses bilang eleven o'clock
Read
+Library
Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

Mungkin jalanan ramai. Pukul satu lewat sepuluh. Oliver memeriksa arlojinya untuk keempat kalinya. Jarumnya bergerak dengan kecepatan yang terasa tidak adil untuk situasi ini. Ia mencoba membaca catatannya—pertanyaan-pertanyaan yang sudah ia susun dengan hati-hati selama beberapa hari terakhir. Pukul satu lewat dua puluh. Oliver menutup buku catatannya. Membukanya lagi. Menatap gerbang. Menatap arlojinya. Menatap gerbang lagi.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang eleven o'clock
Ipakita ang mga Review (11)
Read
+Library
Luna Maji
Selamat datang di cerita baru ini Perjalanan Rosemary baru saja dimulai, jadi semoga kalian betah di sini. Kalau suka, jangan lupa tinggalkan vote dan ulasan untuk menemani perjalanan Rosemary (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠)
Ryani
maaf thor. sempet negatif thinking.. hehe. . kebiasaan sblm baca sinopsisnya, liat gambarnya dl, tk kirain ini laki sm laki.. hehehe... masuk pustakan dl ya thor... baca kalau sdh bnyak bab nya... sering tdk sabar kl msh ongoing hrus nunggu update babnya
Basahin ang Lahat ng Review
ISTRI ADIK IPARKU YANG KEGATELAN

ISTRI ADIK IPARKU YANG KEGATELAN

Jam menunjukan pukul sebelas malam. Rumah Adel sudah sunyi. Kedua orangtuanya terlelap sejak beberapa jam lalu, sementara Adel masih berbaring santai diatas ranjang ditemani alunan musik romantis dari ponselnya.
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 196 Beses bilang eleven o'clock
Read
+Library
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

"Aku ... " Suaranya tiba-tiba berhenti. Gio membawa sepotong kue dengan lilin yang masih menyala di atasnya. Cahaya lilin menerangi wajah polosnya dan api berkedip di matanya. "Nona Selena, mungkin agak terlambat, tapi ulang tahun adalah hal yang penting dan tidak boleh terlewatkan." Saat ini tepat pukul 11 lewat 59 menit.
9.5977.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 36.2K Beses bilang eleven o'clock
Ipakita ang mga Review (394)
Read
+Library
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Basahin ang Lahat ng Review
Merry Go Around

Merry Go Around

Saat Merry tiba di rumah, waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Didapatinya lampu di dalam apartemennya menyala semuanya. "Benny," panggilnya merasa kesal karena adiknya menghamburkan listrik.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 170 Beses bilang eleven o'clock
Read
+Library
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

jawab Marvin santai. Felly mengangguk lemah, benar-benar percaya begitu saja dan berniat kembali tidur. Namun beberapa detik kemudian, otaknya seperti baru menyala. “Jam berapa?” ulangnya lebih jelas. Marvin menahan tawa. “Sebelas.” Mata Felly langsung terbuka lebar. “SEBELAS?!” Ia refleks bangun terlalu cepat hingga tubuhnya langsung menegang. Wajahnya berubah seketika saat rasa pegal di pinggang dan pahanya menyerang tanpa aba-aba.
1050.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang eleven o'clock
Read
+Library
AFTER THE HEARTBREAK (Indonesia)

AFTER THE HEARTBREAK (Indonesia)

ucap Elaine. “Oke,” balas Darell. Walau sebenarnya dia tidak yakin, jika tidak akan macam-macam pada Elaine. Setelah itu, seketika keheningan menyapa mereka. Hanya terdengar suara hujan dan juga petir yang menyambar. Di lihat jam pada nakas, sudah menunjukkan pukul sebelas. Hampir tengah malam. “Hoam.” Darell menguap kencang. Dia mengacak rambutnya sendiri. Perut sudah terisi dan sekarang dia mengantuk. Apalagi kondisi gelap dan juga dingin, menambah rasa kantuknya.
10108.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang eleven o'clock
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status