My Enemy, My Husband
Drrttt drttt drtttt
Ponsel Ethan bergetar dan kali ini bukan pesan masuk di W******p melainkan dari sang mommy yang saat ini masih berada di Los Angeles.
“Halo,” sapa Ethan sesaat setelah ia mengangkat telponnya.
“Sayang, kamu belum tidur?” tanya sang mommy dengan Bahasa Indonesia yang masih kental dengan logat luar negeri, sama seperti daddy-nya yang juga demikian. Untungnya, Ethan bisa berbahasa Indonesia dengan baik, hanya saja wajahnya yang tidak bisa menipu orang banyak. Wajah tampan dengan rahang yang tegas itu terlalu kuat memperlihatkan bahwa ia bukan berdarah asli Indonesia.
Chapitres populaires