Adik Angkat
ucapnya bersenandung, sembari melirik ku dengan sudut matanya.
"Hallaah, 'sotoy' kan Mbak cuma temenan, bukan pacaran!"
"Ia, awal mula temenan lama-lama pacaran, kan gak ada tuh, kata pacaran dalam agama kita, yang ada ta'aruf,"
"Hidiih, ngomongnya sok kolot, bilang aja cemburu!" tukas ku, sembari mendengus.
Bimo merubah posisi duduknya, menekuk lutut, kedua tangannya, melingkar di antara lututnya yang di tekuk.