Once then Forever
Hanya sebuah buku tabungan, atas nama Sera dan bersaldo sekitar 40 juta.
Entah mengapa, Dimitri menjadi seseorang yang sangat perasa. Firasatnya buruk. Dengan kernyitan di dahi, ia memandang Sera. Raut pucat perempuan itu membuat ulu hatinya nyeri.
Sera membalas tatapan itu. Tak bisa ditahan, bulir bening dari matanya tumpah. Gemetar seluruh tubuh, sebab hati seperti tengah diremas. Ia ingin mengadu, meraung, menumpahkan semua sesak pada orang yang setia memandangi di depan.