Rayuan Maut Para Tetanggaku
“Namanya Sumarna. Ini fotonya.”
Dia membuka ponselnya, memperlihatkan foto pria berumur sekitar 40-an, badannya gempal, memiliki kumis dan jenggot tebal, kulitnya sawo matang. “Dia biasanya suka antar paket di Jalan Maju Mundur Cantik.”
“Baik, Mbak. Nanti aku cari tahu soal mantan suami Mbak itu,” kataku, menyimpan foto di ponselku.