Broken Heart
Ia hanya tersenyum, sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.
Saat itu juga perasaan ini berkecamuk, El. Jantungku rasanya berdegup lebih kencang dari biasanya. Apalagi tatapan Ratih itu, sungguh dapat meneduhkan diriku. Sekaligus menjadi pelega dari rindu-rinduku padamu yang tak kunjung mereda.
"Alle, kenapa bengong?" Tanya Ratih.
"Apa?" Aku balik bertanya. Konsentrasiku sedikit memudar, lamunan panjangku masih belum berkesudahan untuk membahas tentang dirimu, El.
Bab Populer