Yes, I Do
Om Danendra selalu mengingatkan.
“Iya, Om,” sahut Keenan.
Mereka terus membicarakan masalah pekerjaan. Sementara aku dengan susah payah berusaha untuk menelan nasi hainan dan ayamnya. Namun, tetap saja, ini sulit. Badanku sampai terasa seperti meriang karena menahan mual.
“Hoek! Maaf ….”
Tak bisa menahan lagi, aku pun buru-buru pergi ke toilet terdekat.
인기 회차