Ah, Jangan Kakak Ipar
“Kamu pikir aku nggak ngerti? Aku lebih ngerti dari siapa pun di rumah ini.”
Bara menatapnya, wajahnya menegang. “Iya, tapi Mas bukan kakak kandungku! Mas nggak ngerti rasanya jadi aku!”
Kata-kata itu menampar Damar lebih keras daripada pukulan mana pun. Damar kecil adalah anak yang tak diharapkan oleh keluarganya, dan ia diangkat anak oleh orang tua Bara, beberapa tahun sebelum kelahiran Bara. Setelah tumbuh dewasa, ia diberi kewenangan untuk mengurus cabang perusahaan yang berada di Berlin, sementara Bara melanjutkan perusahaan pusat, setelah kematian ibunya.
Hot Chapters