Karma Perselingkuhan
"Apaan sih."
"Beneran. Ntar aku bilang ama panitia, biar kamu diselipin buat ngisi acara, gitu."
"Anisa, jangan! Ish! Aku bukan siapa-siapa. Lagian, ilmuku mana nyampe. Kamu ini, ada-ada aja."
Anisa tertawa.
"Dih, malah ketawa."
"Iya, maaf."
"Pulang, yuk. Takut kesorean sampe rumah."