Kesayangan Janda Dan Gadis Desa
"Itu racun yang mengendap di ususmu selama berbulan-bulan, Pak RT."
Pak RT terbatuk-batuk, mengusap bibirnya yang basah. Ia perlahan meraba perutnya dengan tangan bergetar, lalu mendongak menatap Sena dengan mata melebar. "Perutku... rasa sakit seperti dicabik-cabik yang menyiksaku saban hari... hilang? Hilang sepenuhnya?!"
"Sama! Perutku juga rasanya adem banget sekarang!" seru warga lain yang baru saja sadar dan berdiri dengan bugar.