Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Contradiction

Contradiction

Aoi serius, benar-benar serius dan Aira tidak suka itu. "Maksudmu apa Aoi, aku benar-benar tidak tahu," kata Aira mencoba berdalih. Meski ia menyukai Yuta, tapi ia juga tidak ingin menyakiti Aoi. Ia tidak ingin hubungannya dengan Aoi menjadi buruk. Aira ingin merebut Yuta, tapi dengan cara perlahan dan alami sehingga Aoi tidak perlu tersakiti. Sementara itu, Aoi tampak gemas. Ia tidak menunggu lebih lama untuk mendengar satu kata sederhana dari mulut Aira. Hanya ya atau tidak.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

"Kan elu kasih dia obat, ya jelas dia mau. Apalagi dia keliatannya cewek baik-baik." "Lu nggak perlu mikir kejauhan. Semua cewek sama aja. Cuma motifnya yang beda. Kalo nggak karena duit, paling butuh kasih sayang. Pokoknya gue cuma mau nikmatin tubuhnya dulu sampe gue bosen. Lumayan gue nggak perlu keluar duit buat booking cewek lain. Yang ini gratisan dan memuaskan!" Lelaki brengsek itu tertawa puas. "Ah, lu modus! Elu mah dapet gratisan mulu! Cewek-cewek dengan sukarela loncat ke ranjang lu!" Yang lain ikut tertawa berderai.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

batin Helena menebak. “Selain uang, alasanku menerima tawaran damai tersebut juga karena Dee. Aku tidak ingin Dee berselisih lebih dalam dengan keluarganya, mengingat Hans merupakan kekasih kakaknya sendiri. Apalagi Hans itu laki-laki yang sangat diidam-idamkan oleh Mamanya Dee untuk menjadi menantunya. Aku hanya tidak ingin Dee akan semakin dibenci oleh orang tuanya, terutama ibunya,” Sonya kembali memberitahukan alasannya.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 875 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Gimana?” “Emm … oke, satu detik ….
9.838.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Cerita apa saja. Mau prewed di mana, konsepnya apa, warnanya apa.” Selin menunduk sebentar, lalu tertawa kecil. “Aku kira kamu nggak terlalu peduli soal begituan.” “Aku peduli.” Suasana kembali sunyi. "Kalau kamu mau ke Bali, ya sudah kita ke Bali. Ini bukan kalimat antusias. Lebih ke sekedar setuju. Rendra menggeleng. “Bukan gitu maksudku.” “Terus gimana?”
10700 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
My Butler Actor

My Butler Actor

“Oke. Gue setuju. Nggak ada ruginya juga.” “Tapi ada risiko yang harus Kak Soka tanggung kalau perjanjian itu dilanggar,” balas Kyra, dengan nada tegas yang tidak main-main. Begitu pula dengan sorot matanya yang setajam belati. “Kak Soka mungkin bakal kehilangan kejantanan Kak Soka kalau sampai hal itu terjadi. Aku bukan tipe cewek yang suka berbagi, soalnya.” Bola mata Asoka membulat. Dia mendadak merinding
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai kesukaan
Tampilkan Ulasan (2)
Baca
+Pustaka
ManifestasiSenja
Ini keren banget sih. Interaksi Kyra-Asoka juara. Bayangin aja, punya idola yang dipuja-puja dan rela ngelakuin apa aja biar deket, eh sekalinya deket mlh dijudesin tanpa tahu salahnya apa. :( Lg nunggu Kyra tahu kalau ternyata Asoka pelayannya. Pasti bakal pecah. Yakin. Semangat nulisnya kak
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sasakala

Sasakala

Jawab Bu Sri Hasta merenggangkan punggungnya yang panas setelah bersender terlalu lama. Dipijat agak kasar matanya mulai lelah. Disampingnya Arka terlihat kecewa dengan Hasta yang terlalu jujur. Dia masih ingin mendengar cerita. Suatu hal yang tidak ketehauinya selama di Jerman. Bu Sri juga tidak berubah. Bagi Arka, wanita itu selalu memahami setiap orang dengan baik. Walau perawakannya yang kasar. “ Sudah jam berapa sekarang ? ” Sambung Bu Sri sambil mencari jam dinding di sekitar warung kopi
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status