Penguasa Hati
-Azlan PoV-
Flashback
Langit-langit putih.
Hal pertama yang kusadari adalah warna yang memuakkan tersebut. Kemudian suara. Pip. Pip. Pip. Terlalu cepat, seperti detak jantung seekor kelinci yang terpojok. Lalu bau. Antiseptik yang tajam menusuk hidung, bercampur dengan aroma anyir dari darahku sendiri. Rasa sakit datang belakangan, ledakan panas yang merambat dari rusuk hingga ke kepala, membuatku ingin berteriak tapi tak punya tenaga.
인기 회차