Klandestin
Bloomskygenggaman tangan sepasang kekasihgambar bayangan sepasang kekasihlelaki menangisgadis2 malam
Ia menoleh, mendengus pada sosok yang menghentikan kesenangannya.
"Ini bukan urusan elo, lebih baik lo pergi!"
Seseorang itu yang tak lain Daksa mendengkus, iya Daksa yang dulu pernah adu jotos sama Batara. Langkahnya berjalan mendekati mereka berlima yang mengelilingi Bestari seorang diri. Dengan baju dikeluarkan, tas hanya sebagai penghias, dan jangan lupakan rambut acak-acakan, siapapun pasti tahu dia anak nakal.
Beliebte Kapitel