Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Ujar kakek sembari tertawa puas. "Ya tapikan aku jadi kentang kek, liat tuh!" Ujar Jojor sembari menunjuk kontolnya. "Udah ciut, udah nggak napsu Jojo main lagi!" Rajuk Jojo. "Haha! Yakin nggak mau main, tuh ada ibu Dewi, kami nggak mau coba?" Tanya sang kakek sembari menunjuk wanita yang masih menunggu gilirannya untuk menikmati kontol kakek.
1021.3K viewsOngoingAdded to Library 807 Times as kontol karet
Read
+Library
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Bau parfum bos kampretnya, Ezekiel. Matanya menangkap sebuah dompet kulit coklat tergeletak di samping kasur. "Dompet siapa?" tanyanya seraya meraih benda itu. Dia membuka dompet dan melihat beberapa lembar uang seratus ribuan. Tapi, saat melihat kartu identitas yang terselip diantara kartu ATM yang jumlahnya ada beberapa, matanya membulat.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as kontol karet
Read
+Library
Sup Kecantikan

Sup Kecantikan

"Yolanda sayang sudah menjadi gadis dewasa sekarang!" "Tiga hari lagi, kamu akan menikah dengan dewa gunung. Hidup bahagiamu akan segera dimulai!" Aku gemetar hebat, suaraku bergetar dengan isak tangis, "Nggak, aku nggak mau ... aku bisa mati!" Nenek dengan sabar menjelaskan bahwa yang kualami tadi malam hanya 'ditindih setan', bukan pertemuan langsung dengan dewa gunung.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as kontol karet
Read
+Library
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

KREKKK! Suara serat karet yang dipaksa melebihi batas elastisitasnya terdengar sangat jelas di tengah keheningan halaman. Permukaan tongkat karet hitam itu melengkung parah dan nyaris terbelah dua hanya karena remasan satu tangan kosong sang mantri desa. "Buset! Kekuatan apa itu?!" bisik salah satu pengawal Juragan Karso dari barisan belakang dengan tubuh yang mendadak merinding.
1047.0K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as kontol karet
Read
+Library
Pelukan Terlarang

Pelukan Terlarang

Tetapi jika ia tetap diam saja, itu berarti ia membiarkan dirinya terus dikendalikan oleh pria itu. Pikirannya dipenuhi dengan berbagai macam suara: wajah Radit yang penuh dengan tekad, suara ancaman Arga yang menusuk, dan dirinya sendiri yang mulai lelah menjadi boneka yang dikendalikan oleh orang lain. Tangannya gemetar saat ia membuka amplop itu. Lembar demi lembar dokumen keluar, berisi bukti transfer uang dengan nama perusahaan asing dan tanda tangan Arga.
10933 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as kontol karet
Read
+Library
Suamiku (Bukan) Tuan Muda Bodoh

Suamiku (Bukan) Tuan Muda Bodoh

Tak cukup di situ, ia juga menambahkan dua toples besar manisan buah: satu toples manisan aprikot dari Turki, dan satu lagi manisan plum premium dari Jepang. Sontak, Esme terbelalak. “Rein, jangan yang itu. Terlalu mahal.” Reinan hanya mengangkat bahu, lalu dari saku celananya, ia mengeluarkan sebuah kartu dari dompet kulit. “Pakai ini saja Esme,” kata Reinan dengan bangga. “Paman Kailash sering memakai kartu ini untuk membeli barang-barangku.” Esme menatap kartu yang berwarna hitam mengilat itu dengan mata membesar. “Ini… black card?”
1039.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kontol karet
Read
+Library
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

“Uncle… aku harap kau mau menerimaku. Aku akan melakukan pekerjaan apa saja asalkan kau memberiku tumpangan.” Di lantai tiga puluh unit apartemen mewah Złota 44, Ivony Anindita, 24 tahun tengah berdiri mematung di atas karpet Persia yang terasa terlalu empuk untuk kaki kasarnya yang kelelahan. Di hadapannya, sebuah pintu kayu jati masif setinggi tiga meter berdiri angkuh, memisahkan koridor apartemen dengan ruang kerja pribadi sang pemilik.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as kontol karet
Read
+Library
Nasi Kotak

Nasi Kotak

tanyaku sambil meletakkan kantong belanjaan di lantai. Emak pun tidak jadi masuk. "Bukan kurang. Tapi aku mau mengembalikan uang kamu. Nih." Mbak Nar memberikan kantong plastik berwarna hitam padaku. Aku segera membukanya. "Kenapa dibalikin? Saya 'kan beli di tempat Mbak Nar." "Saya tidak mau terima uang hasil pesugihan. Bisa-bisa jadi tumbal." Seketika mataku membulat mendengar ucapan Mbak Nar.
1016.2K viewsCompletedAdded to Library 372 Times as kontol karet
Read
+Library
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

kata Alcand dan membuat Petra menatapnya dengan harap. Andai saja jika itu … Shaka, mungkin Petra akan merasa bangga dengan sikap Shaka yang memuliakan istrinya. *** “Maaf Kak, apa ada kartu lain? Kartunya ditolak.” “Apa!!! Ditolak? Ya nggak mungkin dong Mbak, suami saya itu kaya raya, mana mungkin kartunya ditolak.” eyel Valery.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as kontol karet
Read
+Library
Senandika

Senandika

"Sparing?" "Yoi. Latihan deh malem ini lo semua, biar gak kalah pas sparing," cowok itu mengambil kunci motornya berserta rokok yang tergeletak di atas meja. Jevan memakai jaket dan ranselnya, kemudian membayar minumannya ke Kang Hasung. "Tumben jam segini maneh udah pulang," ucap Kang Hasung heran sambil memberikan kembalian.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as kontol karet
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status