Anak Rahasia Presdir Impoten
Setelah puas bermain, Niko merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil yang dibungkus kertas kado berwarna biru metalik.
"Putra, ini hadiah untukmu," bisik Niko pelan, matanya melirik ke arah Aya dan Gina yang sedang asyik mengobrol. Seolah memastikan mereka tidak melihatnya
"Wah. Apa ini, Om?" tanya Putra dengan wajah ceria.
"Ini hadiah khusus. Tapi janji pada Om, ini rahasia kita berdua," ucap Niko dengan berbisik.