Pendekar Krisan Putih
Cepat-cepat Kinanti menarik tas rotannya supaya tidak diserbu oleh Radin, dengan ekspresi masam, dia mendengus sambil berceletuk, "Kau tak mendengarkan, Radin. Bunga ini untuk meningkatkan Prana bukan membuatmu merasakan Prana lebih mudah!"
"Sia-sia belaka bila kau belum menerima Prana di dalam tubuhmu, bukan?" Kinanti menambahkan, kalimat yang disampaikan adalah suatu kebenaran.
Ekspresi Radin frustrasi, kekecewaan tercetak di air muka yang kusam. "Sial! Sudah beberapa hari aku masih belum merasakan kehadiran mereka!"
Melihat kelakuan Radin yang dilanda kecemasan, Kinanti mencoba menenangkan. "Kau tak usah khawatir, aku hampir empat bulan baru bisa."
Hot Chapters