Kadrun
“Jadi, Kadrun, jangan kau sia-siakan Siti. Kau urus Siti baik-baik. Kalau kau lalai, Mak yang turun tangan menghabisimu!”
“Iya lah, Mak.” Kadrun mencium tangan Mak dan Bapak. Setelah itu, si lelaki kurus tersebut mengangkat koper mereka satu per satu memasuki mobil travel, sementara supir travel mengikat bawaan mereka yang lain di atas mobil. Setelah supir selesai mengamankan barang, kedua pengantin baru tersebut masuk ke dalam mobil dan supir segera membawa mobil melaju kembali ke Kota Jambi. Lambaian Mak dan Bapak masih terekam jelas di mata Kadrun. Kadrun tersenyum bangga menggengam tangan isterinya. Kadrun merasa hutang salah pada Mak dan Bapak sudah dia bayar kontan.
Bab Populer