Aku Hamil Anak Musuhku
“Terlalu banyak hal terjadi. Wajar kalau tubuhku bereaksi.”
Namun rasa itu tidak hilang. Justru semakin terasa.
Diana bangkit, berjalan ke dapur, membuka kulkas, lalu menatap isinya tanpa benar-benar melihat. Ia mengambil sebotol air dingin, meneguknya perlahan. Biasanya itu cukup membantu. Tapi kali ini, tidak ada perubahan berarti.
Ia menutup kulkas dengan pelan, lalu bersandar di sana beberapa detik. Napasnya naik turun, dan ada sensasi aneh di perutnya—ringan, tapi mengganggu.
Bab Populer