Terjebak Mantra!
Memang, moter yang kecil itu bisa menjadi ruangan yang sangat besar, sehingga di area manapun, ruangan akan selalu mudah didapatkan.
Di sana sudah banyak pasukan lain yang telah berkumpul. Mereka asyik berbicara satu sama lain, ada yang asyik membaca dari tablet transparannya, ada pula yang hanya diam menunggu musyawarah besar dimulai. Semua sibuk dengan diri masing-masing. Safa dan Nai menghampiri Kanisan dan Nia yang sudah berangkat terlebih dahulu. Mereka duduk pada sebuah kursi transparan, yang terasa nyaman ketika diduduki, dan tidak perlu merapikan ketika selesai digunakan, hanya perlu memencet sebuah tombol maka semua kursi akan lenyap dengan sendirinya. Begitulah kecanggihan teknolog