Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

goda Vita. "Capek. Kerjaannya banyak. Aku pengen resign." "Loh, kenapa? Sayang banget." "Aku keteteran, Vit. Kayaknya kudu break dulu sampai Aksa pulih," jawab Hayu. "Bener juga, ya. Aku juga kalau jadi kamu di rumah aja duli. Lagian kamu enak, bokap tajir. Bisalah minta bantuan." "Ya gak bisa gitu juga. Gak enak akunya. Cuma lama-lama badan kerasa capek banget. Jadi aku gak maksimal kerja," keluhnya.
104.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang lagi di fase capek
Read
+Library
Pengorbanan Cinta Sang Letnan

Pengorbanan Cinta Sang Letnan

"Nggak boleh nanti aku tambah capek, ini aja badanku cape semua seperti kerja berat, padahal nggak ngapa-ngapain." "Nah justru itu, harus di lakukan biar kamu rileks." "Ihh, bisa-bisanya, alasan aja. Nanti keterusan nggak tidur lagi kita." "Nggak, Mas janji sekali doang nggak lebih." Lara terpingkal melihat ekspresi Rey. "Benaran nggak bisa nahan sampai besok? Aku cape lho Mas." "Benaran nggak bisa Dek."
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 217 Beses bilang lagi di fase capek
Ipakita ang mga Review (23)
Read
+Library
wieanton
gk suka sumpah sm sikap & keputusan lara, terlalu kyk bocil pdhl udah dewasa. kasian aja Rey kyk di obok2 perasaannya sm cewek. hrsnya lara kan tau awal kenalan & berhubungan siapa Rey. barujg kmrn di jelaskan Rey jd yg "kedua" eh udah nyeraaaaahhhhh ...manjaaa ah lara itu gk cocok jd ibu Persit.
Uci Lurum
Hai para readers makasih ya yang selalu mampir dan komen tapi pengen saran nih, komen di sini aja ya, klu komen di tiap bab, nyarinya susah, harus di buka satu-satu. kuatir nggak nemu padahal pengen banget balas komennya para readers. Yang sy tidak balas komennya jgan salah sangka ya. happy reading
Basahin ang Lahat ng Review
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

“Kenapa, Sayang? Sudah ngantuk?” Aku mengangguk pelan. “Heem. Rasanya capek banget. Habis ujian tuh kayak pengen bobo yang nyenyak malam ini karena sudah fresh, lebih plong, rasanya enak banget. Badan berasa jauh lebih enteng, jadi keterusan deh sampai sekarang.” “Dih, kayak pernah dengar itu kalimatnya di tivi-tivi,” cibir Mas Ezar.
9.990.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang lagi di fase capek
Ipakita ang mga Review (20)
Read
+Library
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Basahin ang Lahat ng Review
Sudah Cukup, Tuan!

Sudah Cukup, Tuan!

“Saya cuma capek.” Kalimat itu keluar jujur. Tanpa ditahan. Capek melawan. Capek menahan. Capek berada di posisi yang tidak pernah jelas. Untuk sesaat —ada sesuatu yang berubah di matanya. Lunak? Atau aku hanya salah melihat. Namun detik berikutnya —itu hilang. Kembali dingin. Kembali angkuh dan mendominasi. “Baik,” katanya lagi. “Kita ikuti aturanmu.”
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang lagi di fase capek
Read
+Library
Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

Besar Kema(l)uan dari Kemampuan

bisiknya lalu menggigit daun telingaku. Aku juga. Tapi tidak semudah itu. Kami tidak bisa terus-terusan berputar-putar di atas masalah tanpa pernah benar-benar menyelesaikannya. Aku tidak tahan lagi. “Aku capek.” Aku kembali rebah ke posisi semula. “Memangnya apa yang kamu lakukan belakangan ini selain berolahraga?” Rati tampak tersinggung dan suaranya kembali terdengar ketus.
1022.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 745 Beses bilang lagi di fase capek
Read
+Library
Tarif Cinta Sang Pria Perkasa

Tarif Cinta Sang Pria Perkasa

"Kamu kenapa?" Treadmill berderit saat Aarick mematikannya secara mendadak. Sembari menyampirkan handuk ke leher, dia turun dengan napasnya yang putus-putus. "Aku capek," katanya. Suaranya serak, bukan karena lari. "Capek harus berada di sini terus menerus, hidup terasa gak normal lagi." Ara tidak terkejut karena merasakan hal yang sama. Dia hanya mengamati ekspresi Aarick saja. "Terus yang kamu mau normal itu kayak mana?"
10650 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 13 Beses bilang lagi di fase capek
Read
+Library
Ruang Rindu

Ruang Rindu

selorohku dan dia terkekeh sesaat. "Aku capek Ra." "Habis ngapain emang?" "Maraton ke rumah sakit," "Siapa yang sakit?" "Nggak ada." "Lha terus?" "Fatira pengen bakso kadipolo..." Hening. "Apa Fatira sering ngidam?" tanyaku sedikit merasa bersalah.
107.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 239 Beses bilang lagi di fase capek
Read
+Library
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

“Itu artinya permainanku hebat kan?” “Tapi capek.” “Nggak. Kamu belum boleh capek.” Mata Kalla kembali terpejam ketika Reyga mulai membenamkan diri lagi. Iya, dia belum boleh capek karena suaminya belum selesai. “Kita buat ranjang ini kotor lagi, Sayang,” bisik Reyga, sebelum menggeram sambil memejamkan mata, meningkahi rasa nikmat yang bersumber dari tubuh bagian bawahnya yang sudah menyatu kembali dengan milik Kalla.
1075.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang lagi di fase capek
Ipakita ang mga Review (38)
Read
+Library
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

Gimana gak capek yakan? Lexsa yang sekarang terbaring diatas kasur miliknya ditemani Aldy yang sedang mengompres dirinya "Makanya kalo udah merasa capek tuh istirahat, gak usah dipaksaain, gini kan jadinya. " "Bawel. Lagian gue cuman kecapean kok, gak usah dikompres keya gini juga. " "Lo tuh yah gak berubah berubah, sama aja kek dulu keras kepala " ujarnya mencubit hidung lexsa
27.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 272 Beses bilang lagi di fase capek
Read
+Library
Magang Jadi Istri CEO

Magang Jadi Istri CEO

ujarku menggelengkan kepala penuh keyakinan. “Hmm,” guman Fina dengan menyandarkan tubuhnya di kursinya, tetapi matanya masih menatapku dengan raut curiga. “Soalnya lo tuh kayak ... beda aja akhir-akhir ini. Gampang capek, mual, terus kayak ngelamun mulu tiap jam.” Aku menelan ludahku pelan, kemudian menundukkan kepala dan berpura-pura fokus ke laptop. “Cuma kecapekan, Fin.”
109.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 348 Beses bilang lagi di fase capek
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status