Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

kata Sasya dengan nada malas. "Ck, ck, ck! Cakep-cakep pelupa. Dasar!" ejek Rendy seraya menoyor kepala Sasya dengan jari telunjuknya. "Lupa, wajar. Udah cepetan! Apaan?" tanya Sasya dengan nada yang dinaikkan satu oktaf. "Lo gagal dapet no Ketos. Jadi, lo—" "Lari lima keliling. Ck! Tinggal bilang aja ribet banget." Sasya mulai berlari mengitari lapangan luas SMA GG.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as lambat laun
Read
+Library
Laurene

Laurene

Hihi. Laurene Ok Sell, aku segera otw. Laurene mencoba mengalihkan pembicaraan agar omelan Sella ga berkelanjutan. Sella Ok Ren, otw sekarang ya. Sella Cepetan ya, ga pake lama! Laurene Iya, iya bawel! Aduh kelepasan ngomong nih. Laurene Iya Sella cantik, sahabat gue yang paling baik sedunia. Ga lama kok, cuma bentar aja.
9.94.5K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as lambat laun
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

Lani mendengus, "Gak pernah beli makanan tapi selalu bagian ngabisin doang. Benalu!" Nila tertawa mendengar sebutan yang diberikan Lani untuk Argy, sebenarnya Nila yang paling muda diantara mereka. Tapi, Argy sama Nata minta supaya Nila memanggil mereka tanpa embel-embel 'Mas'. "Kan kemarin abis malam mingguan, Mba." Argy tersenyum tak enak, "Habis buat jajanin 'doi'."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as lambat laun
Read
+Library
Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan

Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan

__________ Apabila ada kritik dan saran, sangat dipersilahkan (⁠。⁠・⁠ω⁠・⁠。⁠)⁠ノ⁠♡ Terima kasih kakak atas dukungannya. Mau tanya dong, menurut kakak sekalian, alurnya tergolong lambat tidak?
1012.3K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as lambat laun
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

"Sumpah gue sebel banget. Padahal gue harus kirim email konfirmasi buat interviewer magang besok pagi. Deadline-nya jam dua belas malem ini." Dia mengguncang laptopnya pelan. "Kayaknya motherboard-nya kena deh. Nggak mau nyala sama sekali." Aku berhenti mengetik. "Terus? Lo mau pinjem punya gue?" Luna nyengir kuda. "Boleh nggak? Sepuluh menit doang. Janji."
9.468.2K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as lambat laun
Read
+Library
Dipertemukan Oleh Pengkhianatan, Berakhir di Pelaminan

Dipertemukan Oleh Pengkhianatan, Berakhir di Pelaminan

“Jadi sabar adalah kuncinya?” Gladys bergumam, senyum dan sorot matanya sama seperti Lauren. Lauren menganggukan kepalanya pelan, ternyata Gladys mengerti inti dari apa yang dia ajarkan tapi Lauren sanksi kalau Gladys yang tidak pernah mengenal kata sabar dalam hidupnya bisa meresapi kata sabar yang dia maksud. Gladys bangkit dari kursinya dia mendekat pada Lauren dan mengangkat tangan meminta Hi Five.
10135.5K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as lambat laun
Show Reviews (10)
Read
+Library
lullaby dreamy
utk kisah svarga n' zaviya ada di app lain ga thor ? ato emg baru prtama ada di GN ? soalnya novel² karya author kan rata² udh tamat di app lain, tp on going di app ini . penasaran n' ga sabaran bgt sumpah kalo nunggu cm 1 ato 2 bab perhari .
Shaka Shakuntala
bacaan yg bagus, emosi ikut naik turun dengan cerita main character berikut antagonisnya, yah meskipun hrs nabung poin berhari2 utk bisa baca bbrp bab sekaligus, tp rasanya gak prnh bs cukup.. .........
Read All Reviews
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Waktu terasa melambat ketika sosok itu semakin dekat, dan akhirnya berhenti beberapa meter di depannya. Dan sebelum Gracya bisa memikirkan apa yang terjadi, sosok itu tiba-tiba melakukan sesuatu yang sangat tidak mungkin. Sosok itu merunduk, tubuhnya melengkung, dan kemudian, dengan kecepatan yang mengerikan, ia merangkak ke atas. Ya, ke atas. Sosok itu merayap dengan perut besar di belakang, seperti laba-laba yang memanjat langit-langit. Kepalanya tetap terbalik 180 derajat, memandang ke arah Gracya dengan wajah tanpa ekspresi, meskipun tidak ada mata di sana.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as lambat laun
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Sikap yang sejak kecil sudah tertanam di kepalanya begitu sulit untuk dihilangkan. Tasya kembali memeriksa jam tangan dengan tali dari kulit berwarna keemasan. Dia berdecak, ternyata baru satu menit waktu yang dilaluinya dari lima menit yang tersisa. Sialan! Kenapa waktu berjalan sangat lambat saat sedang menunggu seseorang? Seperti siput saja, bahkan sepertinya siput piaraan sponge yang tinggal di bawah laut, bisa berjalan lebih cepat.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as lambat laun
Read
+Library
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

sahut Vita asal. “Ngapain? Kenapa jam segini baru pulang?” cecar Bu Aminah. “Sudahlah, Bu! Aku capek. Mau mandi dulu. Bicaranya nanti saja ya,” “Astagfirulloh, Vit! Kamu kok aneh banget malam-malam begini mau mandi. Lihat tu udah jam berapa!” Bu Aminah mengacungkan jemari, menunjuk pada jam di dinding yang telah menunjukkan pukul satu dini hari.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as lambat laun
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status