Hajatan Tetangga
Lampu itu berwarna hijau dan kuning emas.
"Ini berapa, Kak?" tanyaku pada seorang wanita yang sedari tadi tampak memperhatikan kami.
"Itu lampu kristal, Bu, mahal, yang ini aja, Bu, hanya lima ratus ribu," kata wanita pelayan toko itu seraya menunjuk lampu lain, matanya melirik ke suami dan aku.
Duh, aku baru sadar penampilan kami seperti ini, suami habis membantu tukang, aku habis berkebun, bahkan masih ada sisa lumpur di daster panjang yang kupakai.