Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Karakter Game

Suamiku Karakter Game

Aezar berdiri di tepi gedung tinggi, tubuhnya mematung dalam bayang sinar bulan yang dingin. Matanya yang merah menyala menatap jalanan di bawah yang dipenuhi mayat zombie berserakan, seperti pemandangan kelam yang menjadi saksi kehancuran. Angin malam berhembus, membawa bau busuk kematian, tetapi Aezar tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Hanya satu kalimat lirih yang keluar dari bibirnya, “Aku bebas sekarang.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Dan ketika rekan-rekannya melihat sepasang mata Arka, mereka merasakan hawa dingin yang menusuk langsung ke sumsum tulang. Sepasang mata itu telah mati. Tak ada lagi binar manusia, tak ada amarah, pun tak ada duka. Yang tersisa di sana hanyalah lautan es tanpa dasar yang siap menelan apa pun yang berani mendekat. Gelap, sunyi, dan mematikan.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Tidak tahukah kalian, usahaku sudah semaksimal dan semua tidak bisa membuat penglihatan ini hilang. Aku bisa melihat kematian dari dekat dengan mata terbuka atau tertutup. Bahagia ataupun sedih. Bahkan hanya dengan berpapasan atau mendengar suaranya. Menderitakah diriku? Jangan ditanya lagi, itu sudah pasti. *** Tubuhku mulai menggigil didekat pria ini. Pria berdarah dinginkah dia atau ... entahlah. Dia begitu menikmati kematian gadis-gadis bergaun putih itu. Apakah aku dapat menolong mereka? Tapi bagaimana? Takdir Rabb-ku tidak mampu kuubah.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Aku merasa berjalan seperti mayat, bernapas menghirup racun, sendi-sendi dan tulangku sakit saat mengingat mata birunya, aku bisa terluka saat melihat suatu benda yang berwarna hijau. Aku tidak bisa mengingat wajah penembak Faraz, ingatanku mengabur, hanya terdengar suara letusan, yang mengakhiri hidupku dan hidupnya begitu saja. Mata biru.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Ia tergeletak begitu saja di sana, bagai seonggok daging mati yang sedang dinikmati oleh binatang buas. Bibirnya hampir tanpa warna. Matanya seolah mencerminkan kehampaan yang ada di dalam hatinya. Li Yuan memandang dengan penuh kebencian.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Jerat Posesif Adik Angkat Menawan

Jerat Posesif Adik Angkat Menawan

Kedua lututnya ditekuk erat di depan dada, dipeluk oleh sepasang tangannya yang kini tampak semakin lesu dan pucat. Tatapan mata Vio lurus menatap kosong ke arah hamparan laut biru di luar sana. Sorot matanya yang dulu selalu berbinar ceria dan penuh kehidupan kini telah redup sepenuhnya, menyisakan sepasang manik mata yang hampa dan mati rasa seperti boneka kaca yang kehilangan jiwanya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Playing Danger

Playing Danger

Dia tidak menyadari jika senyumnya yang biasanya indah dan mampu menghanyutkan siapa pun menjadi tak memiliki makna, itu terlihat menawan tapi kosong. Sinar matanya yang berkilau seperti bintang tidak lagi memiliki jiwa. Mereka tetap menghanyutkan namun tanpa kehidupan, yang ada hanya sorot penuh pemujaan pada Scott. Iris mata indah berwarna klorofil memutar ke arah tubuhnya. Ia ingin melihat sisa dari kegiatan luar biasa tadi malam.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

ungkap Senja lagi dengan sepasang matanya yang sayu, seolah telah kehilangan cahaya kehidupan . To be Continued.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
I Am Your Eyes

I Am Your Eyes

Tanpa ada yang mengetahui, kedua pelupuk mataku mulai berkaca-kaca dan dalam satu kedipan siap tumpah. "Pertanyaan lo itu gak guna sumpah. Kalau mau ngomong itu dipikir dulu, main asal ceplos aja. Cih!" Agatha masih terus membalas. Sebuah tangan tiba-tiba sudah menggenggam lembut telapak tanganku, melirik sekilas ternyata itu tangan milik Agatha yang sudah berdiri di sampingku tapi matanya tetap lurus ke depan. "Kok lo yang jadi sensi? Jangan-jangan ucapan gue bener lagi kalau cewek itu bisu, iya, kan?"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status