Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MISTERI KEMATIAN CALON PENGANTIN

MISTERI KEMATIAN CALON PENGANTIN

Tidak memiliki bola mata, hidung yang rusak dan bibir yang sampai menyentuh telinga. "HIHIHI, INILAH SAATNYA KALIAN MATI?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Kesatria Naga Hitam

Bangkitnya Kesatria Naga Hitam

' 'Bahkan aku bisa memberi nyawaku untukmu,' 'Kenapa kau tidak dapat melihatku sedikitpun,' Mata yang bersinar itu perlahan redup saat air mata mulai rembes. Rasa sesak di dadanya telah membuat tubuhnya terasa begitu lemas. Tubuh Ling melayang ke udara, sembilan ekornya tetap mengembang diikuti oleh cahaya terang yang bersinar semakin terang hingga membuat Ling perlahan tidak terlihat. Bagai matahari yang bersinar terang, semua pasang mata terasa silau dan mengernyit melihat pemandangan ini.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Living With You

Living With You

Bahkan ia dengan hati-hati menggerakkan tangannya menekan tombol di remote untuk mengatur posisi yang nyaman di bangsalnya. Kedua manik Naira menatap kakinya yang tertutupi selimut. Ia memejamkan matanya, teringat dengan ucapan dari Liana beberapa jam yang lalu. Sekarang ia lumpuh, tidak bisa berjalan. Kenyataan pahit yang membuat dadanya sesak dan terasa sakit. Bulir airmata mengalir deras keluar dari kelopak matanya. Naira membekap mulutnya, agar isak tangisnya tak terdengar keras.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
The Blue Eyes

The Blue Eyes

"Risty mengizinkanku untuk berada di sekitarmu, tetapi tetap tidak boleh memperlihatkan diri. Dan aku menerima hal itu, yang penting aku tetap bisa melihatmu meskipun dari jauh." Suasana sekitar yang berubah lebih gelap menyadarkanku bila telah tiba masanya untuk kembali melintas di lorong waktu. Aku mengalihkan pandangan kembali pada Viana yang menatap dengan sepasang mata beriris biru yang berkaca-kaca.
95.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

] [Kak, aku sudah bisa membuat kue kecil, sudah kutaruh di kulkas, ingat dimakan, ya! Namun catatan terakhir yang ditinggalkannya untuk Shane adalah: [Kak, bumi terlalu pahit, aku pulang ke planet kelinci, ya! Tenang saja, aku akan sering kembali menengokmu (#^.^#).] Shane terlalu sibuk. Sekolah, perusahaan, di mana-mana adalah medan perang. Namun saat perang usai, yang menunggunya hanyalah jasad dingin di dasar danau.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Dark Life

Dark Life

Tatapan risi ia terima, seharusnya tatapan tersebut tidak harus ia terima. Anak itu mengerjapkan matanya. Menyesuaikan cahaya yang masuk. Ia merasakan nyeri di sekujur tubuhnya. Netra anak tersebut mengamati situasi yang ada, ia merasa asing dengan tempat tersebut. Ia juga merasa heran pada dirinya, anak tersebut berpikir ia telah berada di alam lain. Namun, nyatanya ia masih berada di dunia yang sama seperti sebelumnya, karena ia melihat beberapa orang yang ia kenal lalu-lalang.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
THE ODD EYE HAS FALLEN

THE ODD EYE HAS FALLEN

Tapi tak pernah ada yang tahu, apa yang diinginkan iblis sebagai penebusnya. Nama sang odd eye adalah ... Ilucca Lucretia Reev. -Bersambung- Halo, ini Melodearose, author atau penulis dari The Odd Eye Has Fallen. Ini sudah berjalan lumayan lama, tapi saya akan memberi pengumuman penting mengenai kelanjutan cerita ini. Cerita ini akan saya lanjutkan tapi karena banyak kekurangan yang perlu diperbaiki, saya memutuskan untuk mengubah beberapa unsur dari cerita ini, seperti: nama, latar, dan beberapa hal yang berhubungan dengan pemeran utama.
9.84.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Lie of Life

Lie of Life

Adakah kesempatan yang mungkin membawanya berani mengutarakan penolakan itu pada Daren? Ya, penolakan. *** “Sedih juga ….” Salim mengucek kedua matanya yang basah karena air mata yang nyaris tumpah. “Keren banget pemilihan diksinya. Sepele dan unik, tapi rasanya dalem … banget!” Nia menghela napas. “Gue juga nggak nyangka, papa bisa nulis sesuatu semanis ini.”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Setiap sisik mengilap dingin, memantulkan kilat dengan kilau yang menyesakkan mata. Bola matanya hitam legam, tanpa putih, tanpa cahaya—namun di dalam mata itubtetsimpan ribuan jiwa yang membuat siapapun takut untuk menatapnya. Cakarnya yang panjang. Satu cakar saja cukup untuk mengoyak tubuh manusia tanpa usaha. Ujungnya berkilau gelap, seolah ruang di sekitarnya terbelah hanya dengan gerakan kecil.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 658 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
BUKAN KISAH CINDERELLA

BUKAN KISAH CINDERELLA

Satu kali, dua kali mengerjap. Iris mata Laisa tertimpa silau cahaya. Seperti ada yang salah dengan kematiannya. Dia masih bisa merasakan remuk tulang belulang. Bahkan sistem pernapasannya bisa terdengar oleh telinga, mana mungkin mati bisa serupa kehidupan?
6.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lifeless eyes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status