Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LOVE AND REVENGE

LOVE AND REVENGE

- Kim Nari wanita menjijikan yang gak pantes hidup. - Jangan harap lo bisa tenang sekolah di sini. Orang kayak lo ga pantes dibaikin. - Cewek murahan. Miskin! - Dasar sampah! Simpanan om-om yaaaa! Huhu kasian! Eh ngapain kasian? Sampah mah sampah aja. - Wanita idiot yang ga punya malu. Mati aja lo sana. Ga guna! - Pelacur miskin.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Another Love

Another Love

Dia tidak main-main dalam hal ini. “Jadi, apa yang harus saya lakukan, Mbah? Saya benar-benar telah membulatkan tekad saya. Perempuan itu harus membayar semua perbuatannya yang telah membuat saya merana. Tak dapat memejamkan mata sedetik pun untuk melupakannya. Sungguh, saya sangat menderita.” Ganang menghentikan ucapannya, menarik napas dalam-dalam kemudian menghembuskannya secara kasar. “Bahkan, yang membuat saya lebih menderita lagi, saya tidak bisa menikmati hasrat biologis saya terhadap perempuan selain dia. Setiap kali akan memulai suatu hubungan, wajahnya selalu muncul, seakan menggoda saya. Hingga akhirnya saya merasa muak pada perempuan.” Wajah Ganang yang tadinya begitu bersemangat
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

selidik Glagah tak sabar. “Aku malas menjelaskan dua kali. Jadi tunggu,” jelas Laut membuat Glagah kesal.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
LOVE and LIE

LOVE and LIE

Mereka terbatuk hebat, hingga air mata keluar dari mata masing-masing. "Duh, kalian ini! Tersedak saja bareng, semoga nantinya bakal tinggal bareng." Bu Laras tertawa. Akan tetapi, dalam hati dia meng-aamiin-kan ucapannya.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Penantian Sang Istri Teraniaya

Penantian Sang Istri Teraniaya

kata Lohan dengan dingin. Perkataan Inara mengenai cinta membuat Lohan jenuh, ia tidak menyukai topik pembicaraan mengenai cinta. Ia meninggalkan dapur dan berjalan masuk ke dalam kamarnya, ia duduk di tepi kasur dengan kedua tangan berada di atas kasur, di sampingnya, bersama tubuh sedikit condong ke depan. "Cinta itu penyakit yang paling menyakitkan," kata Lohan dengan kedua bola mata berkaca-kaca, menahan emosi yang sejak tadi ingin keluar.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

PLAAAK “Sakit bego!” Yunia mulai mengumpat dengan tangan yang mengusap bahu kanannya. “Ngumpat terooos!” Dengan ekspresi puas Nadya menjulurkan lidahnya sengaja. Masih dengan senyum manis, ia kembali menikmati penderitaan dari korban pukulannya itu. “Seneng amat mbak, kualat entar bahagia di atas penderitaan orang!”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Loving The wrong person

Loving The wrong person

" Ekspresi cemas mulai terlihat di wajah Lyo, seperti seorang anak yang takut kena tegur orangtuanya. Panik! "Udah santai aja, pura-pura ngak lihat." Rara berlagak selow. Reyhan beserta dua rekannya duduk tak jauh dari Lyodra, Meskipun tertutup oleh posisi badan rara yang menghalangi. Namun reyhan dengan tatapan elangnya telah lebih dulu melihatnya. "Huuhh pedes bingit!"cicit Rara. "Iya. Sumpah demi apapun ini tu saus lavanya enak banget. Bikin ketagihan!". sahut Lyo berapi-api sedikit terlupakan oleh kehadiran reyhan.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Hasrat yang Mematikan

Hasrat yang Mematikan

Aku sudah lama mengalami frustrasi seksual hingga hormonku tidak seimbang. Jadi aku pergi ke salon pijat yang direkomendasikan temanku, berharap bisa sepenuhnya menyembuhkan kekosongan fisikku. Ketika tangan besar dan panas tukang pijat pria muda dan berotot itu menyentuh tubuhku, aku merasakan hasrat yang lebih membara di dalam diriku, mengancam untuk menghancurkan akal sehatku.
19.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai loathing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status