Air Mata Maduku
"Eh, ternyata barang pesananku sudah datang. Waaah, bagus-bagus banget ternyata!"
Dengan sengaja aku membuka satu persatu barang-barang itu di depan Liana. Maduku yang sedang pura-pura sibuk dengan ponselnya itu terlihat sesekali melirik dengan ekor matanya. Namun jelas sekali wajahnya sangat kesal.
"Liana, lihat deh. Bagus banget kan tasku ini. Keluaran terbaru, loh! Limites edition, loh!"