Imperfect Love
“140 itu bukan yang queen, kan? Di bawah queen di atasnya single. Emang muat ditidurin berdua? Nanti minta papa renovasi aja, biar kamar Mas By dibesarin lagi.”
“Kamu bisa tidur di karpet depan tv kalau nggak mau tidur di kamar yang sempit.” Sudah tidak ingin mendengar Yasmen berceloteh, Byakta memutuskan untuk segera pergi. Byakta tidak akan merenovasi kamar lamanya sampai kapan pun. Bila perlu, Byakta akan mengganti pendingin ruangan yang ada di kamarnya dengan kipas angin, agar Yasmen bisa merasakan bahwasanya ada kehidupan lain yang taraf hidupnya jauh di bawah keluarga Sagara. “Aku berangkat dulu. Dan jangan telat ke kantor atau gajimu aku potong.”