MAWAR
Isakannya semakin keras saat melihat sosok itu, kakinya segera berlari menuju taman.
"Nic!" Mawar berteriak, wajahnya memerah dan matanya terus mengalirkan air mata, dia bersimpuh di hadapan Nico dengan nafas memburu. "Di sana ada danau Hiks... Aku tidak mau disini, aku mau pindah Hiks..." ucapnya panik, jari telunjuknya menunjuk arah belakang mansion di mana danau itu berada.