Mate
“Gini nih yang aku nggak suka. Kenapa sih cowok itu selalu dipandang gitu? Kalau pake sesuatu yang berwarna pink, diledekin. Makan makanan bocah, diledekin. Minum susu, diledekin. Nangis dan mengaduh kesakitan, diledekin. Memangnya laki-laki dewasa itu robot?”
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku mendengar curcolan Alfa. “Hmmm… bukan sih.”
“Kita tuh terlalu banyak diatur standar masyarakat tau. Laki-laki nggak boleh nangis, perempuan harus bisa masak. Padahal kan laki-laki juga manusia yang punya emosi dan rasa. Sama halnya dengan memasak, nggak ada gender mana pun yang diharuskan. Bisa memasak atau tidak itu pilihan.” jelas Alfa. Alfa kalau lagi begini benar-benar beda dengan tingkahnya yang sep
Chapitres populaires