Aku ,Target balas dendam CEO
“Baik.”
Ia berjalan menuju ruang makan dengan langkah pelan ,di atas meja panjang terdapat vas besar berisi bunga putih yang mulai sedikit layu di bagian ujung ,Aruna mengambil vas itu aroma bunga yang biasanya menenangkan kini justru membuat kepalanya semakin pusing ,ia membawa vas itu menuju dapur belakang tempat beberapa bunga cadangan disimpan ,tangannya mulai memotong batang bunga satu per satu beberapa kali pandangannya mengabur dan sesekali ia harus berhenti hanya untuk mengatur napas ,suara tamu-tamu di ruang depan masih terdengar samar seolah dunia mereka begitu hangat dan nyaman sementara dirinya terasa seperti bayangan yang bergerak diam-diam di sudut rumah.
Setelah selesai mengga
인기 회차