Perjalanan Yang Mendebarkan
Aku yang berada di posisi belakang berpikir dalam hati, ‘kalau ini masih dalam batas yang diizinkan, mari dicoba yang lain!
Aku pun mendekatkan hidungku ke punggungnya. Setelah mengendus beberapa kali, aku menggeser posisinya ke arah tali bra, mengusapkan hidungku di sana beberapa kali, lalu mengendusnya lagi. Setelah itu, aku diam-diam mengirimkan pesan, [Tante, badanmu wangi sekali!]
Rasanya seperti menunggu selama satu abad sampai dia membalas pesan. Aku sempat agak kecewa, tapi nyali nakalku belum mati. Bagaimanapun, dia tak menghindar atau memprotes, ‘kan?!
Bab Populer