Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pertengkaran Hati

Pertengkaran Hati

Terjebak cinta terlarang Pak Bos part 2 (Rate 17+) Panas dingin aku memikirkan jawaban apa yang harus aku berikan pada Pak Hari, aduh... ada apa dengan Pak Hari ini, pikirku. Ditambah pikiran mengenai laporan keuangan yang harus aku selesaikan, sukses membuat pikiranku mumet dan ingin berteriak, aku memejamkan mata seraya berpikir, oke... Aku balas saja pesan Pak Hari, sudah terbaca ini, kalau tidak dibalas nanti bisa kena SP lagi, pikirku.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

Segala urusan orang mau tahu segala. “Diam saja, Bu Min. Saya nggak ada urusan sama situ.” Aku mendecak sebal. Jangan sampai emosiku kembali meledak di sini. “Sudah, Jeng Min. Risa sedang ada urusan. Jangan dicampuri.” Mak Ambar ikut membela. Membuat kedua perempuan itu mendecih kesal. “Alah! Belagu, banget. Sama kaya mertuanya, si Popon Ponarti!” Bu Minarti semakin menyebalkan. Dia tampak menyikut tangan sang CS.
9.875.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Dan kau masih mau berkilah di hadapanku? “Ti-Tidak,” Antaguna membusungkan dada, memperlihatkan seolah-olah dia tidak terpengaruh pertanyaan tersebut. “K-Kau salah menilaiku.” ‘Lalu apa? Kenapa kau ingin bertemu lagi denganku dengan melewati semua rintangan yang pasti kau dapati?’
1074.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Terbelenggu Dendam

Terbelenggu Dendam

tanya Niko, dua wanita beda generasi itu memang kadang-kadang saling bermarahan karena hal-hal sepele, dan biasanya Niko lah yang kebingungan karena tidak tahu harus berpihak pada siapa, karena dua-duanya sangat Niko sayangi. "Aku membuat ibu bertengkar dengan teman ayah, karena tadi teman ayah mengajak ku membeli makanan saat aku di play ground, dan kami tidak meminta izin ibu. Tadi iu marah besar di supermarket." adu Nirel. "Teman ayah? Siapa?" Niko mengernyitkan keningnya. "Itu-- teman ayah yang waktu itu bertemu di rumah sakit. Om--- Om Arya namanya." ujar Nire.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Rambutnya yang tipis di bagian belakang juga menjadi keriting dan hitam karena menahan panas yang tinggi. "Hentikan pertarungan ini!" kata Baraka dengan suara lantang. Buyut Gerang berseru dari tempatnya, "Berani-beraninya kau mencampuri urusan orang tua dengan orang tua, Baraka!" "Maaf, aku bukan hanya sekadar ikut campur saja. Aku ingin meluruskan masalah. Pertarungan ini adalah pertarungan yang tidak disertai pemikiran sehat. Kau dihasut oleh seseorang, Ki Buyut. Dan kau juga dihasut oleh seseorang hingga menjadi murka terhadap Ki Buyut, Eyang Poci Dewa!"
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Sang Penghancur Langit

Sang Penghancur Langit

kata Panji. "Kalau begitu kau mundur saja, Itu mungkin akan lebih baik!" kata Senggih. "Guruku jelas tidak inginkan itu!" kata Senggih. Panji berniat pergi, tapi tangan Senggih malah menahan tubuh Panji. "Aku inginkan pertarungan saat ini!" kata Senggih menantang "Tidak! Kau tidak akan mendapatkan pertarungan hari ini!" kata Panji.
9.466.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai menentang
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
k2pro010
ceritanya bagus, cuma kenapa banyak sekali cerita yang gantung, cerita belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja tanpa ada kelanjutannya, malah beralih ke jalan cerita yg lain, jadi mudah ditebak pasti ending nya gantung juga ini
Baca Semua Ulasan
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

Ia nampak berbeda sebab matanya berwarna hijau, menyiratkan dendam dan kebencian serta kekejian untuk memangsa musuh dihadapannya. Akhirnya kedua orang yang tengah dalam pengaruh entitas gaib itu terlibat pertempuran yang begitu sengit. Mereka nampak saling memukul, menendang dan beberapa kali mencoba saling mencekik, seolah keduanya mampu membaca pergerakan lawannya.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
PARANORMAL CANTIK

PARANORMAL CANTIK

Arez menganggukkan kepala. ########
1035.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

“Sialan, sialan, sialaaan, hiks……” Harus diakui oleh Renty bahwa sebagai pemula, Rania ternyata cukup kuat bertahan dengan kesadarannya. Namun bagi Renty yang sudah terlebih dulu penikmat minuman keras, Rania tentu saja bukan lawan tanding dalam pertarungan adu kuat seperti tadi. “Yang kalah ngikutin yang menang, hiks, jadi gue musti apa?” “Gue gak minta apa-apa,” jawab Renty. “Gue hanya minta lu jadi kawan gue. Setuju?”
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status