Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik
dengus Benny sambil merentakan tangannya yang di pegang dua satpam itu.
“Dengan senang hati bung, kamu juga masih ada hutang denganku, saat kamu dan dua temanmu itu permak di kantor kalian. Kita bertarung secara jantan one by one, nggak usah main keroyokan,” dengus Satria.
Sehingga mata Benny spontan melotot, karena Satria bukannya takut, justru balik ‘menantangnya’.
"Awas kamu, kelak kita akan bertemu lagi," bentak Benny.