Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

Geisha Roland dan Shane Juan, sejak masa sekolah hingga ke pelaminan, mereka menjadi pasangan idaman yang paling membuat iri semua orang. Namun, di tahun kelima pernikahan mereka, Shane berselingkuh. Tanpa tangis maupun amarah, Geisha meletakkan tumpukan foto menjijikkan itu di atas meja kerja suaminya. Kalimat yang keluar dari bibirnya terdengar sangat tenang, hampir tanpa riak, "Pilih, perempuan itu yang pergi atau aku yang pergi bawa anak-anak." Itu adalah badai hebat pertama dalam pernikahan mereka. Pada akhirnya, Shane memilih untuk kembali ke keluarga. Setelah itu, kehidupan mereka tampak kembali normal. Shane selalu pulang tepat waktu, perhatian pada anak-anak, dan memperlakukannya dengan begitu lembut serta sopan. Hanya saja, ada sebuah retakan tak kasat mata yang membentang di antara mereka. Mereka tahu, semuanya tidak akan pernah bisa sama lagi. Hari itu, Geisha menyelesaikan sesi wawancaranya lebih awal. Dia berniat memberikan kejutan dengan menjemput anak kembar mereka di taman kanak-kanak. Namun, tepat saat melangkah mendekati gerbang sekolah, dia melihat sepasang anak kembarnya yang baru berusia lima tahun, Cindy Juan dan Dimas Juan, berlari riang bak burung kecil, lalu tertawa sambil menghambur ke pelukan seorang wanita bertubuh ramping yang mengenakan gaun terusan berwarna krem. Wanita itu berjongkok, merentangkan kedua tangannya dengan hangat untuk mendekap kedua anak itu. Wajahnya dipenuhi senyum kasih sayang yang begitu tulus. Langkah Geisha seketika terhenti. Dadanya mendadak terasa sesak. Helen Devano? Perempuan yang menjadi selingkuhan Shane, mengapa dia bisa ada di sini? Lalu, detik berikutnya, sesuatu yang membuat darahnya seakan membeku pun terjadi.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Pengkhianatan Berujung Luka

Pengkhianatan Berujung Luka

Tepat di hari peringatan 30 tahun pernikahan kami, suamiku masih dalam perjalanan dinas. Makanan di meja sudah dingin. Di tengah aku masih menunggu kedatangannya, aku menerima notifikasi suamiku reservasi hotel. "Aku masih dinas, bukankah wajar aku menginap di hotel?" Suamiku masih merahasiakan, lalu aku meminta bukti video darinya, tetapi dia tidak membalas pesanku lama. Putraku menyeletuk, "Bu, jangan bertingkah berlebihan. Bukankah Ayah bekerja keras juga untuk kita berdua?" Semua orang menganggap aku adalah ibu rumah tangga yang bahagia karena memiliki suami yang perhatian dan putraku memiliki karier yang sukses. Namun, ketika aku menerima notifikasi reservasi hotel, seketika aku merasa muak. Mereka mengira aku tidak tahu apa-apa. Aku ingin bercerai. Semua pengorbananku selama 30 tahun ini ternyata tidak dihargai. "Kamu bukan anak kecil lagi, berhentilah membuat keributan!" Suamiku memohon agar kami tidak bercerai. Dalam perjalanan pulang di tengah malam, suamiku mengalami kecelakaan mobil. Putraku marah dan mengatakan bahwa aku tidak becus menjadi istri maupun ibu. Melihat anakku emosi dan suamiku yang pura-pura terbaring lemah di ranjang, aku mencibir dalam hati. Kalau kamu suka pura-pura sakit, aku akan membuatmu lumpuh selamanya!'
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18

Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18

Saat lamaranku yang kedelapan belas kalinya, Linda lagi-lagi menolakku karena sahabat masa kecilnya. Selama delapan tahun kami berpacaran, aku sudah melamarnya sebanyak delapan belas kali. Namun setiap aku melamarnya, Linda selalu menolak dengan alasan dia tidak bisa meninggalkan sahabat masa kecilnya yang sedang depresi. Aku memandang cincin di tanganku, kali ini aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Kalau depresinya sampai seumur hidup, apa berarti kamu tidak akan menikah denganku seumur hidup juga?” Mendengar itu Linda langsung marah, ia merebut cincin yang ada di tanganku lalu melemparnya ke lantai. “Priya, dia itu sahabatku sejak kecil, dia tumbuh bersamaku. Apa kamu ingin aku mengabaikannya begitu saja?” “Lagipula, selama ini kamu sudah bersabar. Kalau mencoba tahan sekali lagi, memangnya kamu tidak bisa?”
122 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

Celina Camilla, seorang CEO muda yang tangguh dan pragmatis dari abad ke-21, terbangun di tubuh Celina Vivianne Valois, seorang Grand Duchess yang dibenci karena obsesinya yang gila pada suaminya, Grand Duke Lucien Ashford De Valois. Celina yang asli dikenal sebagai "Mawar Berduri Cavendish" yang memalukan; ia mengejar Lucien dengan cara-cara ekstrem yang justru membuat Lucien muak. Namun, setelah jiwa Camilla masuk, Celina berubah total. Ia tidak lagi mengejar cinta; ia mengejar kebebasan dan harta. Perubahan drastis dari wanita yang haus perhatian menjadi wanita yang "barbar", cerdas, dan acuh tak acuh mulai mengusik kewarasan Lucien. Ketika Baron Kael Vancewood muncul memberikan perhatian yang tak pernah Lucien berikan, sang Grand Duke yang dingin mulai kehilangan kendali. Di saat Celina menyodorkan surat cerai, Lucien sadar bahwa ia lebih memilih menghancurkan dunia daripada membiarkan istrinya pergi.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Cintanya Telah Habis di Orang Lama

Cintanya Telah Habis di Orang Lama

Aku akan menikah, tetapi pacarku yang telah bersamaku selama sembilan tahun masih belum tahu. Karena mantan pacarnya telah bercerai dan pulang ke tanah air, dia sibuk membantu mantan pacarnya mengatur segala urusan, terus menjadi ksatria baginya. Begitu mereka bertatapan, tatapan mereka langsung saling terhubung, seolah-olah menemukan kembali perasaan saat mereka dulu sedang jatuh cinta. Demi menyambut kepulangan mantan pacarnya, dia sampai menerbangkan 9.999 mawar untuk menghias ruangan. Katanya itu adalah janji yang pernah dia berikan kepada mantan pacarnya dulu. Dia pun lupa bahwa aku memiliki alergi serbuk bunga yang parah. Saat dibawa ambulans dan tersadar setelah diselamatkan, hal pertama yang kulakukan adalah mengirim pesan kepada orang tuaku, meminta mereka membantuku mengatur pasangan untuk menikah.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Hari di mana aku pingsan dan didiagnosis menderita kanker stadium akhir di rumah sakit adalah hari ulang tahunku dan kakak kembarku, Nadin, yang ke-22. Aku tidak peduli dengan saran dokter untuk dirawat inap dan langsung pergi, hanya demi merayakan ulang tahun terakhir yang riang bersama keluargaku. Namun ketika aku tiba di pesta ulang tahun, aku justru dihentikan oleh pelayan di depan pintu. Dia berkata bahwa tempat ini telah disewa untuk perayaan ulang tahun putri Keluarga Yanuar, dan orang luar tidak diizinkan masuk. Di balik kaca jendela, Kakak laki-laki memegang kue, Ayah memasangkan topi ulang tahun di kepala Nadin. Bahkan pacarku juga tersenyum sambil menatap Nadin yang memejamkan mata untuk membuat permohonan. Setelah berdiri terpaku selama setengah jam, akhirnya pacarku mengangkat teleponku. "Aku tadi ke rumah sakit, sekarang ...." Ia memotong ucapanku, "Nadia, tubuhmu selalu sehat. Hari ini ulang tahun Nadin, kalau ada apa-apa, bicarakan nanti aja." Bukankah hari ini juga ulang tahunku? Hanya karena Ibu meninggal dunia akibat pendarahan hebat saat melahirkanku. Dan karena dokter mengatakan aku telah "merebut" nutrisi Nadin saat dalam kandungan hingga membuatnya bertubuh lemah sejak kecil. Semua orang pada menganggap, akulah yang seharusnya mengalah pada kakakku yang lahir lima menit lebih dulu itu. Aku meremas hasil diagnosis kanker dan membuangnya ke tempat sampah, memutuskan untuk tidak lagi bersedih karena pilih kasih mereka. Karena sejak awal aku tak pernah mendapatkan kasih sayang mereka, maka aku memilih untuk pergi selamanya.
16.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Abang dan Ayah selalu menyayangi kakak perempuanku dan membenciku. Ketika aku diganggu di sebuah pesta, pemimpin mafia Fendi Sucipto yang membantuku dan menyatakan bahwa aku adalah orang paling kesayangannya dan dia tidak akan membiarkan siapa pun yang menggangguku lagi. Fendi membelikanku sebuah kastil di tengah hutan, menanam tulip kesukaanku, dan mengadakan pernikahan di kastil yang menggemparkan seluruh negeri. Untuk sementara, aku menjadi bahan iri semua wanita! Saat hamil tujuh bulan, aku menghadiri pesta ulang tahun Ayahku dan tiba-tiba kebakaran besar. Ayah dan Abangku melindungi kakak perempuan melarikan diri. Aku hampir mati dalam kebakaran itu, tetapi Fendi menyelamatkanku. Ketika aku terbangun di rumah sakit, aku melihat pemandangan yang memilukan. "Siapa yang menyuruhmu menyalakan api?" Wajah Fendi muram. "Dia baru hamil tujuh bulan, dan kalian ingin membuatnya melahirkan prematur. Apa kalian ingin membunuh Linda dan bayi di dalam perutnya?" Abang dan Ayahku menjelaskan dengan suara pelan, "Leukemia Sanny tidak bisa ditunda. Dokter bilang dia perlu dioperasi sesegera mungkin, dan dia membutuhkan sumsum tulang belakang anak itu..." "Aku lebih mengkhawatirkan nyawa Sanny daripada kalian." "Kalau tidak, aku tidak akan menikahi Linda!" "Tapi kalian tidak bisa menyakiti Linda, aku punya rencana sendiri!" Fendi memperingatkan, "Menyelamatkan Sanny adalah tujuan kita, tapi kita tidak bisa mengabaikan hidup dan mati Linda demi menyelamatkan Sanny! Aku tidak akan setuju!" Aku buru-buru pergi dari tempat kejadian. Ternyata dia menikahiku bukan karena mencintaiku, tapi untuk menyelamatkan Kakakku! Ternyata dia baik padaku karena Kakakku. Ternyata dia sama dengan Ayah dan Abangku, menyukai Kakakku bukan aku. Karena tidak ada yang menyukaiku, aku akan pergi saja.
22.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Selama enam tahun menikah diam-diam dengan suami yang seorang direktur, suamiku tetap tak mau putra kami memanggilnya ayah. Saat dia kembali melewatkan ulang tahun putraku karena sekretaris wanitanya, akhirnya aku pun mengeluarkan surat cerai dan pergi selamanya bersama putraku. Pria yang biasanya tenang itu langsung kehilangan kendali, seperti orang gila masuk ke kantor untuk mencari di mana keberadaanku. Hanya saja, aku dan putraku tak akan kembali lagi kali ini.
55.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit

Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit

Saat cinta pertama suamiku sedang sekarat melahirkan, ayah mertuaku, bos mafia Keluarga Lantara, menempatkan sepuluh pria bersenjata di depan pintu kamarku. Mereka berjaga dengan siaga penuh, takut aku akan menerobos masuk ke ruang bersalin dan mengacaukan kelahiran pewaris pertama Keluarga Lantara. Namun, aku bahkan tidak menyentuh pintu itu. Bahkan ketika tangisan bayi yang baru lahir menggema di sepanjang lorong, Ibu Logan, nyonya keluarga itu, mengembuskan napas panjang penuh kelegaan sambil menggenggam erat tangan wanita yang terbaring di ranjang rumah sakit. "Calista, kami ada di sini. Si Stella mandul itu nggak akan bisa ganggu kamu ataupun cucuku." Logan membungkuk, lalu menyeka keringat dingin di dahi Calista. Tatapannya dipenuhi kelembutan. "Jangan khawatir. Ayah sudah perintahkan anak buahnya untuk kunci seluruh rumah sakit pribadi ini. Kalau dia berani bikin keributan, aku sendiri yang akan mencoret namanya dari catatan keluarga." Barulah setelah memastikan aku tidak akan datang membuat masalah, dia benar-benar merasa tenang. Logan tidak mengerti. Di matanya, dia hanya sedang membalas budi, memberi seorang wanita yang akan segera meninggal seorang anak untuk meneruskan namanya, membantu cinta pertamanya mewujudkan harapan terakhirnya. Mengapa aku tidak bisa menerimanya dengan lapang dada? Mengapa aku tidak bisa melihat gambaran yang lebih besar? Senyum puas terukir di bibir Logan saat dia memandangi bayi yang terbungkus selimut itu. Dia bahkan berpikir bahwa jika aku mau merendahkan harga diriku, mengakui kesalahanku, dan menunjukkan sedikit kebaikan kepada Calista, dia akan memaafkan sikap dinginku selama ini sepenuhnya. Dia akan menebus semuanya kepadaku, bahkan memberiku gelar sebagai ibu dari anak itu, membiarkanku tetap mempertahankan posisiku sebagai istrinya. Namun, yang tidak dia ketahui adalah bahwa aku sudah menandatangani surat cerai yang disiapkan pengacaraku. Dalam seminggu, aku akan memutus semua hubungan dengan Keluarga Lantara, membawa kedua bayi kembar yang tumbuh di dalam kandunganku dan pergi. Kami tidak akan pernah bertemu lagi, bukan di kehidupan ini maupun kehidupan berikutnya.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Bayang-bayang Dalam Pernikahan Palsu

Menjadi Istri Bayang-bayang Dalam Pernikahan Palsu

Pada tahun ketiga setelah menikah dengan Alden, akta pernikahan mereka tidak sengaja rusak karena terkena kopi. Eunice membawa dokumen itu ke kantor catatan sipil untuk mengurus penggantian. Petugas mengetik beberapa kali di depan komputer, lalu tiba-tiba mengangkat kepala dan menatapnya, "Bu, status pernikahan kamu di sistem tercatat belum menikah." Eunice tertegun sejenak karena mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, aku dan suamiku menikah di sini tiga tahun lalu." Petugas itu memeriksa lagi dan ekspresinya berubah sedikit aneh. "Di sistem memang tertulis kamu belum menikah, tapi Pak Alden tercatat sudah menikah ...." Dia berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Di kolom pasangan, yang terdaftar adalah wanita lain bernama Anika. Kamu kenal dia?" Kepala Eunice langsung berdengung, hanya menyisakan suara nyaring yang menusuk di telinganya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai mengejar surga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4445464748
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status