Engkau Talak, Aku Tak Menolak
Tetapi dia memilih tidak membicarakan.
“Mode speaker, Nak,” pinta Diah. Qilla pun menuruti.
Begitu speaker telepon dinyalakan, Diah mendengar Mya menyatakan rasa kangennya. Seketika ibu dua anak itu pun menangis.
“Kak, ini Ibu,” katanya di tengah isakan.
[Ibu! Mya kangen.] Anak sulungnya itu berteriak, memanggilnya dengan suara histeris.